
Washington - Gedung Putih mengatakan bahwa presiden AS yang baru dilantik Donald Trump terbuka untuk melakukan serangan bersama dengan Rusia terhadap kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).
"Saya pikir ada cara yang bisa kita lakukan dalam memerangi ISIS dengan negara manapun, apakah itu Rusia atau orang lain, dan kami memiliki kepentingan nasional bersama dalam hal itu, kami dapat melakukannya," kata juru bicara Gedung Putih Sean Spicer dilansir Xinhua, Selasa, (24/1/2017).
Pendirian tersebut terpisah dari kebijakan pemerintah terdahulu AS, yang hanya bekerjasama dengan Rusia untuk menghilangkan silang-pendapat mengenai serangan udara di Suriah.
Pernyataan itu datang setelah kementerian pertahanan Rusia mengklaim bahwa dua jet dari koalisi pimpinan AS berpartisipasi dalam serangan pada target ISIS bersama pesawat Rusia. Tapi Pentagon pada Senin membantah klaim tersebut.
"Departemen Pertahanan tidak mengkoordinasikan serangan udara dengan militer Rusia di Suriah," kata Eric Pahon, Juru Bicara Pentagon.
"Kementerian Pertahanan mempertahankan saluran komunikasi dengan militer Rusia yang semata-mata dipusatkan pada menjadi keselamatan awak pesawat dan menurunkan konflik koalisi serta operasi Rusia di Suriah," Pahon menambahkan.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU