Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Pemimpin Uber Mundur Dari Tim Penasihat Trump

Internasional
03 Feb 2017
Pemimpin Uber Mundur Dari Tim Penasihat Trump

 

Washington - Pemimpin perusahaan Uber Technologies Inc, Travis Kalanick, mengundurkan diri dari kelompok penasihat bisnis Presiden Amerika Serikat Donald Trump, kata Kalanick, Kamis.

 

CEO perusahaan taksi itu belakangan ini mendapatkan tekanan berat dari para pegiat, termasuk supir-supir Uber sendiri, yang menentang kebijakan imigrasi pemerintahan Trump. Banyak di antara supir Uber merupakan warga imigran.

 

"Bergabung dengan kelompok tersebut (tim penasihat Trump) tidak berarti (saya) mendukung presiden (Trump) ataupun agendanya tapi, sayangnya, (banyak) orang mengira seperti itu (Kalanick mendukung Trump dan agendanya, red)," kata Kalanick.

 

Kalanick sebelumnya berencana menghadiri pertemuan kelompok penasihat bisnis tersebut pada Jumat.

 

Ia mengatakan dirinya telah berbicara singkat dengan Trump soal perintah keimigrasian "dan masalah-masalah yang ditimbulkan terhadap masyarakat kita". Ia mengatakan kepada Trump bahwa dirinya tidak akan bergabung dengan dewan ekonomi.

 

Kalanick semakin mengalami tekanan untuk meninggalkan dewan tersebut setelah Trump mengeluarkan perintah eksekutif, yang untuk sementara melarang warga dari tujuh negara berpenduduk mayoritas Muslim masuk ke Amerika Serikat.

 

"Perintah eksekutif itu menyakitkan banyak anggota masyarakat di seluruh Amerika," tulisnya dalam pesan kepada para karyawan.

 

"Keluarga-keluarga terpisah, orang-orang tertahan di luar negeri dan ada ketakutan yang semakin dalam bahwa AS tidak lagi menjadi tempat yang ramah bagi para imigran." Pengunduran diri Kalanick itu kemungkinan akan memberikan tekanan serupa kepada para pemimpin perusahaan, yang dijadwalkan hadir dalam pertemuan dengan Trump pada Jumat.

 

General Motors Co mengatakan pemimpinnya akan datang sementara Walt Disney Co pada Kamis telah mengatakan bahwa pemimpin mereka tidak akan datang karena akan menghadiri pertemuan dewan direktur, yang sebelumnya sudah lama direncanakan.

 

Gedung Putih belum memberikan komentar soal perkembangan terakhir itu.

 

Antara

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X