
Jakarta - Jeffrey Feltman, Kepala Politik PBB, memperingatkan kelompok Islamic State in Iraq and Syria (ISIS)beradaptasi dalam beberapa cara guna menghadapi tekanan militer termasuk dengan menggunakan "web gelap" untuk berkomunikasi dan merekrut anggota.
Jeffrey mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa ISIS sekarang mengambil tindakan defensif di beberapa daerah. “Kelompok ini beralih ke komunikasi dan perekrutan metode yang semakin rahasia, termasuk dengan menggunakan enkripsi dan utusan”, katanya dilansir Xinhua, Rabu, (8/2/2017).
Mencatat pendapatan kelompok ini serta wilayah di bawah kekuasaannya yang menyusut, Feltman mengatakan ISIS tampaknya masih memiliki dana yang cukup untuk terus berjuang dan mencoba untuk memperluas sumber pendapatan lain, seperti penculikan untuk tebusan dan meningkatkan ketergantungan pada sumbangan.
Dia juga memperingatkan ISIS telah memperluas wilayahnya dari serangan ke negara-negara tetangga Irak dan Suriah dan pejuang teroris asing yang meninggalkan Irak dan Suriah sehingga meningkatkan ancaman terorisme di negara asal mereka.
Untuk mengatasi meningkatnya ancaman, Feltman menyoroti kebutuhan akan kerjasama internasional yang diperluas di bidang peradilan dan penegakan hukum dan memperkuat kerjasama berbagi informasi antara negara-negara anggota.
Dia juga menyerukan negara-negara anggota untuk meningkatkan upaya dalam mencegah dan menyelesaikan konflik kekerasan sekaligus mencabut “oksigen” terorisme yang dibutuhkan untuk bertahan hidup.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU