Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Ratusan Imigran Gelap Ditangkap Di Enam Negara Bagian AS

Internasional
12 Feb 2017
Ratusan Imigran Gelap Ditangkap Di  Enam Negara Bagian AS

 

Washington - Ratusan imigran gelap dari berbagai negara Amerika Latin ditangkap di enam negara bagian AS pekan ini, menyusul perintah eksekutif Presiden Donald Trump untuk memperluas cakupan sasaran penegakan imigrasi.

 

Mereka terjaring di Los Angeles, Atlanta, Chicago, New York, North Carolina dan South Carolina, kata pejabat Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) AS. Media lokal melaporkan 161 orang ditangkap di Los Angeles dan sekitar 200 di Atlanta. Namun, pihak berwenang tidak mengungkapkan jumlah total penangkapan.

 

Gillian Christensen, Juru Bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri, yang mengawasi ICE, mengatakan tindakan keras itu adalah bagian dari tindakan rutin penegakan hukum imigrasi. Mayoritas dari mereka yang ditahan adalah penjahat yang serius, termasuk beberapa yang dihukum karena pembunuhan dan kekerasan dalam rumah tangga.

 

"Kita bicara tentang orang-orang yang mengancam keselamatan publik atau ancaman terhadap integritas dari sistem imigrasi," katanya.

 

Namun, laporan dari Washington Post mengatakan beberapa ditahan tanpa catatan kriminal, dan menyebutnya sebagai yang pertama dalam skala besar tindakan keras yang dilakukan di bawah pemerintahan Trump.

 

Pemerintahan Obama juga telah menerapkan kebijakan deportasi lebih agresif daripada presiden-presiden sebelumnya, mengirimkan lebih dari 400.000 orang kembali ke negara kelahiran mereka pada tahun 2012. Namun, di periode kedua, Obama memprioritaskan para penjahat terhukum untuk dideportasi.

 

Pada kampanye 2016 , Trump berjanji untuk mendeportasi dua atau tiga juta imigran gelap dengan catatan kriminal. Diperkirakan 11 juta imigran gelap tinggal di seluruh Amerika Serikat.

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X