Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Bom Bunuh Diri di Baghdad, 126 Orang Tewas

Internasional
04 Jul 2016
Bom Bunuh Diri di Baghdad, 126 Orang Tewas

 

Jakarta - Sebanyak 126 orang tewas dan sebanyak 152 orang lagi cedera dalam serangan bom di Ibu Kota Irak, Baghdad, Ahad (3/7), kata satu sumber Kementerian Dalam Negeri Irak. Serangan itu yang paling berdarah tahun ini di negeri tersebut.

 

Wilayah komersial sibuk di Baghdad Selatan itu diserang pembom mobil bunuh diri sekitar pukul 01.00 waktu setempat. Bangunan tiga-lantai itu hancur total, ketika banyak orang berada di dalamnya. Banyak korban adalah perempuan dan anak-anak, kata sumber tersebut. Ledakan kuat itu membakar pusat pertokoan tersebut dan empat bangunan di dekatnya sementara banyak toko dan kios hangus dan hancur, selain menghancurkan puluhan kendaraan warga sipil di lokasi, tambah sumber itu.

 

Petugas pertolongan, pemadam dan warga sipil memindahkan puing dan reruntuhan yang terbakar dari fajar sampai malam. Mereka mencari penyintas dan korban tewas. Serangan tersebut terjadi ketika banyak keluarga dan pemuda berkerumun di jalan tempat banyak pembeli mempersiapkan keluarga mereka menyambut Idul Fitri .

 

Sementara itu, satu bom mobil lagi meledak di satu pasar di bagian timur-laut Baghdad, menewaskan satu orang dan melukai lima orang lagi. Jumlah korban dikhawatirkan bertambah sebab banyak korban cedera berada dalam kondisi kritis.

 

Pemboman berdarah telah diklaim oleh kelompok ISIS, yang menyatakan salah seorang pembom bunuh dirinya meledakkan bom mobilnya di kerumunan pemeluk Syiah di Karrada, Dakhil dimana di wilayah itu banyak warganya penganut Syiah, kata satu pernyataan yang diposting daring tapi tak bisa diabsahkan secara independen.

 

Perdana Menteri Irak Haider Al-Abadi mengunjungi lokasi ledakan di Karrada pada Ahad pagi, dan berikrar akan menghukum mereka yang berada di belakang serangan tersebut, kata pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya. "Kelompok teror melancarkan serangan mematikan terpisah semacam itu setelah dihancurkan di medan tempur," kata pernyataan itu, yang merujuk kepada kemenangan pemerintah baru-baru ini dalam merebut kembali Kota Fallujah dari IS di Provinsi Anbar, Irak Barat.

 

Al-Abadi juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berjanji, "Kemenangan atas kelompok teror sudah dekat."

 

Warga lokal, Mohammed Musa, berkata, "Sekarang kami menuntut penyelesaian dari pemerintah, sebab sejak 2003 sampai 2016 kami tidak merasa nyaman. Kami berada dalam situasi sulit. Dan semua orang itu, semuanya, kehilangan uang mereka, harga  dan barang-barang lain, semuanya hilang."

 

Pemerintah Irak mengumumkan kemenangan dalam merebut kembali Fallujah, salah satu dari dua kubu IS di Irak, pada penghujung bulan lalu, setelah hampir satu bulan operasi militer.

 

Antara

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X