Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Polisi Malaysia Tak Percayai Alasan Siti Aisyah

Internasional
23 Feb 2017
Polisi Malaysia Tak Percayai Alasan Siti Aisyah

 

Kuala Lumpur - Polisi Malaysia mengungkapkan ketidakyakinannya atas klaim yang selama ini disampaikan dua perempuan tersangka pembunuhan Kim Jong Nam, salah satunya Siti Aisyah dari Indonesia, bahwa mereka tidak berniat mencelakai Jong-nam karena tujuan mereka hanya untuk membuat video iseng.

 

Inspektur Jenderal Polisi Khalid Abu Bakar menyatakan kemarin bahwa kedua tersangka itu telah dilatih terlebih dahulu untuk membawa bahan kimia beracun. Karena kedua tangan mereka sudah terlindung sarung tangan.

 

Siti Aisyah dan Doan Thi Huong itu, menurut Khalid, sudah berlatih terlebih dahulu bagaimana menjalankan aksi pembunuhan di Kuala Lumpur tersebut.

 

Siti Aisyah mengaku tidak menyadari telah ikut ambil bagian dalam pembunuhan. Menurutnya ia hanya ikut-ikutan untuk acara lucu-lucuan di televisi. Kepada wartawan, Khalid menyangkal pengakuan para tersangka itu.

 

"Kami yakin sekali pembunuhan itu telah direncanakan. Dan mereka telah dilatih (membunuh)," katanya. "Ini tidak cuma seperti syuting film."

 

Baru-baru ini kedutaan besar Korea Utara di Malaysia menuduh Malaysia tidak dapat membuktikan itu kasus pembunuhan sehingga menuntut kedua perempuan beda negara itu dibebaskan.

 

"Bagaimana mungkin kedua perempuan tersangka itu tetap hidup jika racun itu berada pada tangan keduanya,” kata Korea Utara.

 

Menjawab tudingan Korea Utara ini, Khalid rmenyatakan bahwa Siti Aisyah dan Doan Thi Huong tahu bahwa mereka membawa bahan beracun. Dan "sudah diminta untuk hati-hati (oleh anggota dalam komplotannya) ".

 

Dari rekaman CCTV lainnya yang belum tersebar ke publik, kedua tersangka itu terlihat selalu menjauhkan tangannya dari tubuh mereka. Dan pergi ke kamar kecil untuk cuci tangan, segera setelah mereka menyerang Kim Jong Nam, kata Khalid.

 

Selain dua perempuan itu, polisi Malaysia juga menangkap dua pria tersangka penyerang. Dan memburu tujuh warga negara Korea Utara, termasuk sekretaris Kedutaan Besar Korea Utara di Kuala Lumpur. Juga seorang pegawai maskapai nasional Korea Utara, Air Koryo. Kedua orang ini, bersama pria ketiga, masih berkeliaran di Malaysia.

 

Empat pria Korea Utara lainnya bergegas terbang ke Pyongyang segera setelah mengamati dari jarak jauh proses pembunuhan Kim Jong Nam di bandara Kuala Lumpur itu.

 

Polisi Malaysia meyakini keempat pria ini adalah yang memberikan racun kepada kedua perempuan yang menjadi eksekutor pembunuhan, begitu seperti dilansir Associated Press.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X