
Kualu Lumpur - Menteri Kesehatan Malaysia mengatakan dosis racun agen saraf yang diberikan kepada Kim Jong Nam sangat tinggi sehingga membunuhnya dalam waktu 15-20 menit.
Saudara tiri Kim Jong Un, Kim Jong Nam meninggal 13 Februari di bandara Kuala Lumpur setelah dua perempuan penyeka cairan di wajah Kim. Polisi mengungkapkan Jumat lalu, cairan yang digunakan itu adalah senjata kimia agen saraf VX.
Menteri Kesehatan Subramaniam Sathasivam mengatakan, dosis VX diberikan kepada Kim begitu tinggi. Setelah diberikan cairan itu, Kim pingsan di klinik bandara dan kemudian meninggal dalam ambulan dalam perjalanannya ke rumah sakit.
“Dokter rumah sakit menduga Kim telah diberi semacam bahan kimia beracun karena gejala yang cepat,” kata Subramaniam dikutip dari Fox News, Senin, (27/2/2017).
"VX hanya membutuhkan 10 miligram untuk diserap yang dapat menimbulkan kematian, jadi saya kira jumlah dosis yang masuk lebih dari itu," katanya.
"Dosis yang begitu tinggi dan itu begitu cepat sehingga mempengaruhi seluruh tubuh sampai hatinya, itu akan mempengaruhi paru-paru, itu akan mempengaruhi segalanya."
Ditanya berapa lama waktu untuk Kim mati setelah ia diserang, Subramaniam mengatakan, "Saya akan pikir itu ... dalam 15-20 menit."
Para ahli mengatakan agen saraf yang digunakan untuk membunuh Kim hampir pasti diproduksi di laboratorium senjata negara canggih dan dilarang di bawah perjanjian internasional. Namun, Korea Utara tidak pernah menandatangani perjanjian dan telah menghabiskan puluhan tahun mengembangkan program senjata kimia yang kompleks.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU