
Jerman - Polisi Jerman menangkap dua pria Suriah, salah satunya dicurigai terlibat dalam pembunuhan 36 pegawai pemerintah Suriah di Suriah pada Maret 2013 dan melakukan kejahatan perang.
Abdalfatah H. A dicurigai sebagai anggota dari Front Al-Nusra al Qaeda dan melaksanakan hukuman mati.
Dengan anggota lain dari unitnya, ia diyakini telah menewaskan 36 karyawan pemerintah Suriah yang dilindungi oleh hukum internasional. Ia ditangkap di Dusseldorf.
Orang kedua, Abdulrahman A.A., juga dicurigai sebagai anggota dari Front Al-Nusra yang berurusan dengan uang dan transportasi untuk unitnya. Dia ditangkap di kota Jerman barat, Giessen.
Kedua pria yang diyakini dilengkapi dengan Kalashnikov membantu merebut gudang senjata besar di November 2013 dekat Mahin, selatan kota Suriah, Homs.
Di Jerman, tersangka diidentifikasi hanya dengan nama pertama mereka dan inisial. Jaksa secara terpisah menegaskan bahwa mereka telah menerima keluhan yang diajukan oleh sekelompok orang yang mengatakan mereka telah disiksa di penjara dinas intelijen Suriah.
Pusat Konstitusi dan Hak Asasi Manusia Eropa, tujuh warga Suriah dan dua pengacara Suriah mengatakan mereka telah mengajukan keluhan terhadap enam pejabat senior Intelijen Militer Suriah.
Tujuan dari keluhan ini adalah untuk mengamankan surat perintah penangkapan internasional dan memulai penyelidikan oleh kantor kejaksaan terhadap mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan
"Keluhan ini sangat welcome karena dapat membantu kita untuk penyelidikan," ujar juru bicara jaksa di Karlsruhe dikutip Reuters, Jumat, (3/3/2017). Ia juga menambahkan bahwa pemerintah Jerman sejak 2011 terlibat dalam penyelidikan kejahatan yang dilakukan di Suriah.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU