
Beijing – Sekitar 30 mahasiswa asing mendapat kesempatan belajar membatik di International Exchange Students Building, Nanchang, Tiongkok.
"Mereka sangat antusias mengikuti program kami," kata Widhyasmaramurti. Ia bertindak sebagai pemandu dari Program Studi Sastra Daerah untuk Sastra Jawa Universitas Indonesia. Dalam kegiatan bertemakan `Batik as Fascinating Art of Indonesia` di Beijing, Rabu.
Kegiatan yang digelar di Ibu Kota Provinsi Jiangxi yang berjarak 1.436 kilometer sebelah selatan Beijing tersebut diikuti oleh sejumlah mahasiswa dari Uzbekistan, Turkmenistan, India dan Tiongkok sendiri.
Kegiatan tersebut digelar oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok dan Rumah Budaya Indonesia (RBI) di bawah naungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing.
"Kami memberikan kuliah tentang batik, bagaimana membatik satu warna, dan diakhiri dengan pengenalan busana tradisional Indonesia. Khususnya busana Jawa," ujarnya.
Sementara itu, Atase Pendidikan KBRI Beijing Priyanto Wibowo berharap kegiatan tersebut dapat memberi pemahaman mengenai budaya Indonesia. Dan mengetahui perbedaan batik dan tekstil kepada mahasiswa asing.
"Kami juga berharap kegiatan ini dapat menjadi jembatan dalam memperkenalkan budaya Indonesia. Khususnya batik, kepada khalayak yang lebih luas," ujarnya.
Antusiasme para mahasiswa asing terlihat manakala di antara mereka berulang-ulang membatik dengan motif berbeda di bawah arahan pemandu yang didatangkan langsung dari Indonesia.
Sebelumnya, Widhyasmaramurti dan kawan-kawan juga melakukan kegiatan yang sama. Yaitu di sela-sela Festival Kuliner Nusantara di salah satu hotel bintang lima di Beijing, yang dibuka oleh Duta Besar Soegeng Rahardjo.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU