Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Pemberontak Sebut Koalisi AS Pelaku Serangan Ke Masjid

Internasional
18 Mar 2017
Pemberontak Sebut Koalisi AS Pelaku Serangan Ke Masjid

 

Beirut – Serangan ke sebuah masjid di dekat Aleppo yang terjadi pada Kamis (15/3) malam hingga menewaskan puluhan orang, menurut kelompok pemberontak Suriah Ahrar al-Sham adalah ulah dari koalisi pimpinan Amerika Serikat, Jumat (17/3).

 

Pentagon membantah tuduhan itu dan, dalam langkah yang jarang dilakukan, menunjukkan gambar dari udara untuk memperlihatkan masjid yang utuh serta bangunan yang hancur di seberang jalan.

 

Lembaga pemantau perang Suriah, Syrian Observatory for Human Rights, mengatakan pesawat-pesawat jet menggempuri sebuah masjid di desa al-Jina dekat bagian barat provinsi Aleppo, beberapa kilometer dari provinsi Idlib, pada Kamis malam.

 

Observatory mengatakan serangan udara telah menewaskan sedikitnya 49 orang dan melukai puluhan lainnya, yang sebagian besar diantaranya merupakan warga sipil yang sedang mengikuti pelajaran agama.

 

Di Washington, juru bicara Pentagon Kapten Jeff Davis mengatakan ia meyakini bahwa puluhan petempur Al Qaeda terbunuh dalam serangan Kamis itu oleh pesawat-pesawat AS, yang berawak maupun nirawak, ke sebuah tempat pertemuan Al Qaeda di desa al-Jina, Aleppo.

 

Ia menambahkan bahwa militer AS belum menerima tuduhan yang dapat dipercaya menyangkut korban warga sipil, termasuk di media sosial.

 

Serangan-serangan udara di wilayah itu selama ini dilakukan oleh Amerika Serikat, bukan koalisi internasional yang dipimpinnya, terhadap ISIS.

 

Jet-jet militer Suriah dan Rusia juta telah melakukan serangkaian serangan udara ke Idlib dan wilayah barat provinsi Aleppo, yang dikuasai oleh para pemberontak yang ingin menggulingkan Presiden Bashar al-Assad.

 

Ahrar al-Sham, kelompok Islamis yang bertempur bersama faksi-faksi nasionalis di bawah bendera Tentara Pembebasan Suriah, terlibat dalam pertempuran tahun ini dengan kelompok-kelompok pejihad yang diincar Washington.

 

Ahraf al-Sham juga diyakini mendapat sokongan dari Turki serta negara-negara kawasan lainnya yang mendukung pemberontakan terhadap Assad. Kelompok tersebut mengatakan serangan terhadap masjid dan tempat ibadah merupakan kejahatan perang.

 

Saingannya, kelompok pejihad berpengaruh di Suriah barat daya Hayat Tahrir al-Sham, juga menuding koalisi pimpinan AS sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan masjid.

 

Koalisi "melakukan kejahatan baru dalam catatannya sendiri dengan mengincar rakyat Suriah," kata kelompok itu melalui suatu pernyataan.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X