
Pemimpin pemberontak Frederic Bintsamou, atau lebih dikenal sebagai Pastor Ntumi, telah menjadikan lokasi itu sebagai pusatnya. karenanya operasi rutin dari petugas kepolisian, polisi militer dan tentara sering dilancarkan selama hampir satu tahun terakhir ini.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Jumat, pasukan keamanan mengatakan bahwa mereka telah menargetkan kelompok yang berada di sekitar desa Rveille yang mereka percayai dipimpin oleh kepala staf militer pemberontak, Daniel Bayidikila Malonga.
Malonga berhasil lolos dalam bentrokan awal. Dan saat ini sedang dalam pengejaran, begitu pernyataan itu menambahkan, Pemerintah telah menuduh Pastor Ntumi, yang memimpin pemberontakan melawan Presiden Denis Sassou Nguesso selama dan setelah perang saudara pada 1997. Ia dituduk sebagai aktor utama dalam serangan mematikan terhadap polisi, militer dan fasilitas umum pemerintah di ibu kota Brazzaville April lalu.
Kerusuhan itu terjadi setelah diadakannya pemilihan presiden, yang mana pihak oposisi menuduh pemerintah melakukan kecurangan.
Kerusuhan di wilayah Pool telah memaksa ribuan orang mengungsi. Serta memicu tuduhan penyalahgunaan wewenang oleh pasukan pemerintah.
Amnesti Internasional menuduh pemerintah sengaja meledakkan bom di daerah pemukiman April lalu, dan menewaskan sedikitnya 30 orang. Hal ini telah dibantah oleh Pemerintah. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU