Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Serangan Teroris Di Parlemen Inggris Tewaskan 4 Orang

Internasional
23 Mar 2017
Serangan Teroris Di Parlemen Inggris Tewaskan 4 Orang

 

London – Sebuah mobil menabrak para pejalan kaki serta seorang penyerang menikam satu petugas kepolisian di dekat gedung parlemen Inggris di London, menewaskan 4 orang dan sedikitnya 20 lainnya terluka, Rabu (22/3).

 

Kepolisian menyebut kejadian itu sebagai serangan teroris.

 

Diantara yang tewas adalah si penyerang beserta polisi yang ditikamnya. Dua korban lainnya yang kehilangan nyawa adalah pejalan kaki yang ditabrak mobil tersebut di Jembatan Westminster, yang berada persis di sebelah kanan gedung parlemen.

 

"Kami telah menyatakan kejadian ini sebagai insiden teroris dan komando kontraterorisme sedang melakukan penyelidikan penuh terhadap kejadian hari ini," kata Mark Rowley, pejabat paling tinggi bidang kontraterorisme, kepada para wartawan.

 

"Serangan mulai muncul ketika sebuah mobil yang dikendarai di Jembatan Westminster menabrak dan melukai sejumlah anggota masyarakat, termasuk tiga petugas kepolisian yang sedang kembali dari suatu upacara pemberian penghargaan,” tambahnya.

 

Para wartawan Reuters yang berada di gedung parlemen pada saat itu mendengar ledakan keras dan tak lama kemudian melihat pria penusuk dan polisi yang ditikam tergelak di halaman luar gedung parlemen.

 

Seorang perempuan berhasil ditarik dari Sungai Thames dalam keadaan selamat namun terluka parah, kata pihak berwenang Port of London Authority. Belum ada keterangan menyangkut penyebab perempuan tersebut jatuh ke sungai.

 

Tiga murid sekolah Prancis yang berusia dan 15 dan 16 tahun berada diantara mereka yang menjadi korban luka dalam serangan, kata sejumlah pejabat Prancis.

 

Serangan berlangsung pada hari peringatan satu tahun serangan kelompok bersenjata yang menewaskan 32 orang di Brussel.

 

Parlemen Inggris House of Commons, yang pada saat kejadian sedang menjalankan persidangan, segera menghentikan kegiatan mereka dan para anggota parlemen diminta untuk tidak keluar dari gedung.

 

Perdana Menteri Inggris Theresa May berada di tempat yang aman setelah insiden tersebut, kata seorang juru bicara kantornya.

 

Inggris untuk kedua kalinya berada dalam kesiagaan tinggi, yang berarti serangan kelompok militan dianggap sangat bisa terjadi.

 

Pada Mei 2013, dua warga Inggris menikam hingga tewas seorang tentara bernama Lee Rigby di jalanan di London tenggara.

 

London mengalami serangan terburuk pada Juli 2005 yaitu ketika empat warga bersenjata Inggris menewaskan 52 penumpang dan melakukan pengeboman bunuh diri di sistem transportasi ibu kota negara Inggris itu.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X