
Dubai - Arab Saudi untuk sementara menghentikan impor unggas, penetasan telur, dan anak ayam dari Tennessee, AS. Hal ini dilakukan setelah ditemukannya kasus penyebaran virus flu unggas yang sangat mematikan di negara bagian AS itu. Demikian kata kementerian pertanian Arab Saudi, Minggu.
Departemen pertanian Tennessee melaporkan bahwa bulan ini terdapat dua peternakan ayam komersial yang terinfeksi flu H7N9 yang berbahaya.
Kantor berita SPA menyatakan Kementerian Lingkungan Hidup, Perairan dan Pertanian Arab Saudi mengatakan bahwa keputusan untuk penghentian impor dikeluarkan sesuai dengan peringatan yang diinformasikan oleh Organisasi Kesehatan Hewan Dunia. Dan akan tetap diberlakukan sampai dipastikan bahwa mereka bebas dari infeksi virus itu.
Departemen Pertanian Tennessee mengatakan bahwa pada 16 Maret telah ditemukan satu peternakan ayam di Lincoln County yang terinfeksi dengan H7N9.
Kasus serupa juga ditemukan pada 5 Maret di peternakan ayam lainnya, yang berjarak sekitar dua mil dari lokasi peternakan yang kedua.
Kasus tersebut merupakan infeksi flu unggas yang paling berbahaya pertama di negara itu dalam operasi peternakan unggas komersial di lebih dari satu tahun belakangan ini. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU