
Jakarta – Banyaknya ucapan selamat atas kemenangan Emmanuel Macron sebagai Presiden Prancis mulai berdatangan pada Minggu (7/5) setelah ia diproyeksikan menang dalam pemilihan Prancis.
Emmanuel Macron, calon dari kubu sentris, menang dalam pemilihan babak kedua presiden Prancis, dengan mengalahkan pesaingnya dari kanan-jauh Marine Le Pen, demikian proyeksi lembaga angket yang dikeluarkan setelah pemungutan suara.
Perkiraan dari perusahaan jajak pendapat Elabe untuk BFMTV memperlihatkan Macron menang dalam pemilihan presiden Prancis dengan 65,9 persen suara, sedangkan Le Pen mendapatkan 34,1 persen.
Hasil tersebut akan membuat mantan menteri ekonomi yang berusia 39 tahun itu menjadi presiden kedelapan Republik Kelima Prancis, dan yang termuda.
Di Berlin Pemerintah jerman juga mengucapkan selama kepada Macron atas kemenangannya dalam proses demokrasi di Prancis.
Kanselir Jerman Angela Merkel sebelumnya telah menyampaikan dukungan buat Macron, yang memiliki visi yang sama dengannya, sebab mereka berdua mendukung kebijakan pro-Eropa yang konsisten.
Juru Bicara Kanselir Jerman Steffen Seibert memuji kemenangan Macron sebagai "kemenangan buat Eropa yang bersatu dan kuat".
Menteri Luar Negeri Jerman Sigmar Gabriel juga memuji pemilihan umum tersebut; ia mentweet bahwa Prancis "dulu, sekarang dan pada masa depan tetap berada di tengah dan di jantung Eropa".
Dalam kesempatan lain Presiden AS Donald Trump mengucapkan selamat kepada Macron atas kemenangannya dalam pemilihan presiden Prancis, dan sangat mengharapkan kesinambungan kerja sama AS-Prancis.
"Selamat kepada Emmanuel Macron atas kemenangan besarnya hari ini sebagai presiden mendatang Prancis," demikian tweet Trump. "Saya sangat mengharapkan bisa bekerjasama dengan dia!" Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker pada hari yang sama mengucapkan selamat atas kemenangan Macron, dan mengatakan ia senang bahwa "rakyat Prancis telah memilih masa depan Eropa".
Presiden Dewan Eropa Donald Tusk juga mengucapkan selamat kepada Macron, dan mengatakan Prancis telah memilih "kebebasan, kesetaraan dan persaudaraan".
Perdana Menteri Inggris Theresa May juga mengucapkan selamat atas kemenangan Macron dalam pemilihan Presiden Prancis. Juru bicaranya mengatakan, "Prancis adalah salah satu sekutu paling dekat kami, dan kami sangat berharap bisa bekerjasama dengan presiden baru dalam banyak prioritas bersama."
Menteri Pertama Skotlandia Nicola Sturgeon melalui media sosial memuji "kemenangan besar Macron atas calon sayap-kanan".(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU