Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Pemimpin Oposisi Terluka saat Unjuk Rasa Venezuela

Internasional
30 May 2017
Pemimpin Oposisi Terluka saat Unjuk Rasa Venezuela

 

hariansuara.com, Karakas – Unjuk rasa menentang Presiden Nicolas Maduro di ibukota Karakas pada Senin (29/5), memakan korban jiwa. Dua pemimpin oposisi Venezuela terluka oleh pasukan keamanan, kata salah satu pemimpin dan anggota parlemen dari oposisi.

 

Penentang Maduro selama dua bulan belakangan menutup jalan raya dan mendirikan perintang dalam unjuk rasa menuntut dia mengadakan pemilihan umum dini dan mengatasi bencana ekonomi, yang semakin parah dan membuat jutaan orang berjuang mendapatkan cukup makanan.

 

Lima puluh sembilan orang tewas dalam perkelahian dan kekerasan di jalan, ketika mereka melakukan gerakan, yang dianggap Maduro upaya menggulingkan pemerintahannya.

 

"Kami disergap," kata calon presiden, yang mencalonkan dirinya dua kali dalam pemilihan umum, Henrique Capriles, yang mendampingi pengunjuk rasa dalam barisan menuju markas kantor ombudsman pemerintah namun dihadang petugas keamanan.

 

"Pemerintah mampu membunuh atau membakar apapun," Capriles mengatakan dalam sebuah konferensi pers.

 

Dia mengatakan bahwa 16 orang lainnya terluka dalam demonstrasi tersebut, ia menambahkan bahwa dirinya akan mengajukan keluhan tentang masalah ini kepada kejaksaan negara bagian.

 

Legislator Jose Olivares, yang juga seorang dokter mengunggah dalam akun Twitter pribadinya sebuah gambar yang memperlihatkan memar di wajah Capriles. Luka memar itu akibat pukulan yang dilakukan oleh petugas keamanan dengan helm saat terjadi bentrokan.

 

Selama aksi itu juga, wakil oposisi Carlos Paparoni terjatuh akibat semprotan meriam air dari sebuah truk, dia meminta agar dirinya diberi jahitan di kepalanya, kata Olivares. (*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X