Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Madrasah Asal Depok Raih Medali Perak dalam Ajang Kompetisi Robot Internasional

Internasional
20 Jul 2017
Madrasah Asal Depok Raih Medali Perak dalam Ajang Kompetisi Robot Internasional

 

hariansuara.com, Washington - FIRST Global Challenge 2017, ajang kompetisi robotik internasional, diselenggarakan di Washington DC pada 17 - 18 Juli.

 

Ajang tersebut diikuti oleh 160 negara, termasuk Indonesia. Indonesia mengirimkan tim robotik dari Madrasah Aliyah TechnoNatura Depok, Jawa Barat.

 

“Prosesnya itu dua setengah bulan riset, dan satu bulan untuk merancang robot ini,” tutur Hisham dari tim robotik Indonesia, “Tim kami ada 10 siswa dan tiga guru, dibagi jadi tiga, yaitu tim software, hardware dan media.”

 

Bertemakan kerja sama internasional guna memecahkan krisis air bersih, robot rancangan peserta ditugaskan mengumpulkan, mengangkut dan meletakkan bola-bola – yang merupakan lambang air bersih – ke tujuan.

 

Robot tim Indonesia berkompetisi melawan robot-robot milik tim negara lain dalam enam ronde selama dua hari.

 

Kerja keras tim robotik Indonesia pun terbayarkan. Robot tim Indonesia memiliki keunggulan dalam fungsinya yang membuahkan medali perak untuk kategori “Inovasi Teknik Terbaik”.

 

“Tim Indonesia sangat bagus, mereka menggunakan semua perangkat dan fitur-fitur. Mereka memiliki keunikan, dan rancangan robot mereka punya fitur mekanisme melontarkan bola. Mereka menarik perhatian kami,” ucap Robert Dudek, salah satu juri FIRST Global Challenge.

 

Steven, anggota tim Belanda, juga ikut memuji desain fitur melontarkan bola milik tim Indonesia.

 

Ketua dan mentor tim robotik Indonesia pun tidak bisa meredam kebahagian atas pencapaian ini.

 

“Kita selalu percaya bisa menang, tapi untuk mendengarnya sendiri, itu kaget sekali. Alhamdulillah,” kata Radid, ketua tim robotik Indonesia.

 

Pihak penyelenggara kompetisi FIRST Global Challenge punya visi luas untuk perlombaan ini.

 

“Tujuan kami adalah membantu menciptakan jaringan global para siswa-siswi yang memahami teknologi, menghargai nilai dan kekuatan teknologi untuk membantu menciptakan masa depan yang lebih baik dan untuk memecahkan berbagai masalah di dunia.

 

Dunia membutuhkan anak-anak ini, bukan hanya murid laki-laki atau segelintir anak-anak dari negara-negara maju, tapi justru anak-anak dari seluruh dunia. Terutama murid perempuan untuk mencintai teknologi dari awal, menyukai teknologi dan bersemangat bahwa teknologi dapat membuka jalan bagi karir mereka,” ujar Dean Kamen, pendiri dan presiden FIRST Global. (VOA)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X