Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Ingin Rambut Trendi, Musibah yang Terjadi

Internasional
02 Aug 2017
Ingin Rambut Trendi, Musibah yang Terjadi

 

hariansuara.com, Hartfordshire, Inggris - Kirsty Weston, 29, dari St. Albans, Hertfordshire, membeli serbuk pemutih rambut berkekuatan super seharga 65 ribu rupiah. Serbuk ini untuk membuat warna rambut coklatnya, menjadi warna lebih muda.

 

Rencananya, ia ingin mencoba gaya unicorn, dengan warna rambut bernuansa pastel yang sekarang sedang marak.

 

Namun, bukan terlihat seperti makhluk mitologi Yunani. Kirsty malah menderita sakit parah. Serbuk yang diolesnya di kepala, membuat luka bakar kimiawi yang parah. Dokter mengangkat rambutnya yang terbakar dan kulit kepalanya sekaligus mengelupas karena efek kerasnya bahan kimia tersebut.

 

Kirsty bahkan harus menajalani cangkok kulit dari paha kanannya untuk memperbaiki kerusakan pada kulit kepalanya.

 

Sejak kejadian tersebut, Kirsty telah menjalani enam kali operasi dan menghabiskan tiga minggu di rumah sakit St Andrews, Chelmsford, Essex.

 

Padahal menurut Kirsty, ia menggunakan pewarna tersebut sesuai petunjuknya. Lalu 15 menit kemudian ketika akan keramas, ia mulai merasakan sensasi terbakar.

 

Meski secepatnya ia membilas bahan tersebut, namun rasa sakitnya terasa makin parah. Bahkan keesokan harinya, wajahnya mulai membengkak.

 

Beberapa minggu kemudian, staf medis mencukur kepalanya untuk menjalani operasi darurat, guna menyembuhkan luka bakar kimia di kulit kepalanya.

 

Kini, Kirsty telah kehilangan lebih dari setengah rambut di kepalanya. Dan menurut dokter, di area tersebut, tak akan pernah tumbuh kembali. Hal ini karena tidak ada folikel di kulit yang telah dicangkokkan di atas luka tersebut. Demikian tulis Daily Mail.

 

Nah, hati-hati saja mempercantik diri. Bahan kimia memiliki risiko tak terduga. (*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X