
hariansuara.com, Beijing – Gempa berkekuatan 7,0 skala Richter mengguncang daerah terpencil di Sichuan, China barat daya pada Rabu (9/8).
Peninjau Geologi AS mengatakan gempa melanda wilayah berjarak 200 kilometer barat laut kota Guangyuan pada Selasa, dengan kedalaman 10 kilometer. Sebanyak 13 orang, termasuk enam wisatawan tewas dan 175 terluka akibat peristiwa tersebut.
Secara terpisah, gempa juga terjadi di wilayah Xinjiang, China barat laut, dengan kekuatan 6,6 pada skala Richter pada Rabu, kata badan kegempaan China. Tidak ada laporan tentang korban gempa itu.
Pemerintah Sichuan mengatakan bahwa 100 wisatawan terjebak tanah longsor menyusul gempa itu. Enam wisatawan termasuk di antara yang tewas, kata Layanan Berita China.
Kantor berita Xinhua mengatakan bahwa secara keseluruhan, 13 orang tewas, mengutip pernyataan pemerintah propinsi. Sementara itu, sebanyak 31.500 wisatawan diungsikan dari daerah gempa.
Sebuah area penerima tamu di sebuah hotel, runtuh, menyebabkan beberapa orang terperangkap. Namun 2.800 orang telah berhasil diungsikan dari gedung tersebut dengan selamat, kata petugas pemadam kebakaran Sichuan.
Badan kegempaan Sichuan mengatakan bahwa pusat gempa tersebut berada di prefektur Ngawa, yang sebagian besar dihuni oleh etnis Tibet. Banyak di antara mereka merupakan penggembala nomaden.
Daerah itu diguncang oleh sejumlah gempa susulan pada Rabu. Sichuan sering dilanda gempa. Pada Mei 2008, gempa menewaskan hampir 70.000 orang. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU