
hariansuara, Kathmandu - Gajah membantu menyelamatkan ratusan turis dari sebuah taman safari yang banjir di Nepal.
Sungai Rapti meluap di tepi sungai Sauraha, 80 km (50 mil) selatan ibu kota, Kathmandu dan membanjiri hotel dan restoran. Luapan sungai ini menyebabkan 600 turis terdampar.
Sauraha yang merupakan daerah pinggiran Taman Nasional Chitwan adalah rumah bagi 605 badak dan gajah. Tempat ini populer di kalangan turis mancanegara, termasuk dari India dan China.
"Sekitar 300 tamu diselamatkan di punggung gajah dan traktor ke Bharatpur kemarin dan sisanya akan dibawa ke tempat yang lebih aman hari ini," kata Suman Ghimire, kepala sekelompok pemilik hotel Sauraha, dilansir Reuters, Senin, (14/8).
Di Nepal, 26 dari 75 distrik di negara tersebut terendam setelah hujan lebat melanda negara ini.
“Jumlah korban tewas diperkirakan meningkat dengan 50 orang lainnya dilaporkan hilang, “ kata Menteri Informasi dan Komunikasi Mohan Bahadur Basnet. Banjir juga menyapu negara bagian Assam di negara bagian India timur laut dalam dua hari terakhir, menewaskan sedikitnya 15 orang dan menggusur hampir 2,3 juta.
Basnet mengatakan lebih dari 60.000 rumah berada di bawah air, terutama di dataran selatan yang berbatasan dengan India. Perkiraan kerugian belum ditaksir dan tim penyelamat belum mencapai desa yang terdampak banjir.
"Situasi ini mengkhawatirkan karena puluhan ribu orang telah terkena dampak banjir," kata Basnet.
Hujan monsun, yang dimulai pada bulan Juni dan berlanjut sampai bulan September, penting bagi Nepal yang bergantung pada pertanian, namun juga menyebabkan kerugian besar pada kehidupan dan kerusakan properti setiap tahunnya.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU