Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Desainer Jepang Ciptakan “Wind Phone” Untuk Atasi Galau Seseorang Yang Kehilangan Orang Tersayang

Internasional
31 Aug 2017
Desainer Jepang Ciptakan “Wind Phone” Untuk Atasi Galau Seseorang Yang Kehilangan Orang Tersayang

 

hariansuara.com, Jepang  - Sebagian dari kita mungkin pernah kehilangan seseorang yang dicintai, dari anggota keluarga, pasangan, hewan peliharaan, atau teman. Terkadang orang tidak tahu bagaimana meratapi kehilangan dan akhirnya menutup diri dari orang lain.

 

Nah, seorang perancang taman berusia 72 tahun, Itaru Sasaki, muncul dengan sebuah ide dengan merancang sebuah bilik telepon setelah kematian sepupunya. Tujuan dari idenya ini adalah agar publik mencurahkan perasaan mereka dan merasa terhubung dengan orang-orang terkasih yang telah meninggal dunia.

 

Bilik telepon tersebut terletak di sebuah taman di Otsuchi, Jepang, yang disebut Kaze no Denwa (Telepon Angin). Lebih dari 25.000 orang telah mengunjungi taman tersebut sejak gempa besar terjadi di Jepang Timur pada bulan Maret 2011.

 

Sasaki berkata, "Karena pikiran saya tidak bisa menyampaikan maka melalui saluran telepon sepertinya bisa. " Menurut Next Shark, Sasaki memulai karyanya ini pada bulan November 2010 dan selesai sesaat setelah peristiwa tragis gempa dan tsunami melanda Otsuchi.

 

 

Di bilik telepon itu terdapat telepon hitam agar orang-orang terhubung dengan orang yang mereka cintai. Ada juga buku catatan di dalamnya dimana orang bisa menuliskan pesan yang ingin mereka sampaikan kepada orang yang mereka cintai.

 

Sasaki berbagi salah satu tulisan seseorang yang ditulis pada musim gugur tahun 2013 oleh seorang keluarga yang mencari anak mereka yang hilang selama bencana mengerikan tersebut pada bulan Maret 2011.  Tulisan tersebut, "Pulang segera. Dari ayah, ibu, dan kakek-nenekmu."

 

Bilik telepon Sasaki  telah membantu banyak keluarga mengatasi kehilangan. Setelah mereka melepas kangennya, mereka dapat menerima kematian orang yang mereka cintai.

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X