
hariansuara.com, Washington – Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk menghentikan "semua perdagangan" dengan negara manapun yang melakukan bisnis dengan Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) atau Korea Utara, tulis tweet Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu.
Ancaman tersebut muncul setelah media resmi DPRK mengumumkan negara tersebut telah berhasil meledakkan bom hidrogen yang dapat dibawa oleh rudal balistik antar benua (ICBM).
Dalam tweet sebelumnya, Trump menyebut kata-kata dan tindakan DPRK "sangat bermusuhan dan berbahaya" ke Amerika Serikat.
Trump juga mengatakan akan bertemu dengan Kepala Staf Gedung Putih John Kelly, Sekretaris Pertahanan James Mattis dan pemimpin militer lainnya di Gedung Putih untuk membahas masalah Korea Utara.
Kementerian Luar Negeri China mengeluarkan sebuah pernyataan pada hari Minggu menyatakan penentangan kuat dan kecaman keras atas uji coba nuklir oleh DPRK.
"DPRK telah mengabaikan oposisi luas masyarakat internasional dan melakukan uji coba lagi. Pemerintah China mengungkapkan keberatan dan kecaman keras," kata pernyataan kementerian tersebut.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU