Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Masyarakat Muslim Perancis Hadiri Pemakaman Korban ISIS

Internasional
01 Aug 2016
Masyarakat Muslim Perancis Hadiri Pemakaman Korban ISIS

 

Jakarta - Masyarakat muslim di sejumlah wilayah Prancis dan Italia menghadiri misa Katolik pada Minggu sebagai bentuk solidaritas setelah terbunuhnya seorang pendeta Prancis di Normandia oleh kelompok milisi kelompok garis keras ISIS.

 

Para pelaku penyerangan membawa pisau ke sebuah acara kebaktian di gereja Katolik di Saint Etienne du Rouvray, Prancis barat pada 26 Juli dan membunuh seorang pendeta Katolik Roma berusia 85 tahun. Serangan tersebut diklaim oleh kelompok milisi ISIS.

 

Pimpinan Masjid Agung Paris, Dalil Boubakeur, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Muslim Prancis nampak menghadiri kebaktian pagi di Katedral Notre-Dame di Paris pada Minggu waktu setempat

 

Basilika Saint-Denis, di luar Paris, juga dipadati oleh ratusan umat Katolik, dan sejumlah besar umat Islam dan umat dari keyakinan lain yang muncul setelah pihak berwenang keagamaan di Prancis menyeru warga untuk menunjukkan simpati kepada masyarakat Katolik. "Saya sangat senang bahwa kami mengundang masyarakat Muslim. Kami juga berbagi duka mereka, duka dari siapa saja yang menderita dalam segala hal," kata seorang petempuan katolik Danielle Ludon kepada Reuters.

 

"Sentimen yang ditunjukkan sangat, sangat kuat. Beberapa dari mereka bahkan merasakan kepedihan," katanya.

 

Diantara mereka yang hadir dalam kebaktian adalah seorang perempuan Muslim bernama Hayat yang datang bersama putrinya dan suaminya."Pada dasarnya ini adalah pesan persatuan, disamping pesan perdamaian, ini semua sungguh tentang kesatuan," katanya.

 

Para ulama yang mewakili kelompok Muslim juga hadir dalam misa di kota-kota Italia dan termasuk di Santa Maria di Trastevere, Roma dan Santa Maria di Caravaggio, Milan."Terima kasih kepada semua masyarakat Muslim Italia yang sudah mengarahkan kelompoknya untuk melawan fundamentalisme," kata Menteri Luar Negeri Italia Paolo Gentiloni di Twitter.

 

Italia, seperti halnya Prancis, sedang meningkatkan pengawasan di masjid-masjid setelah terjadi gelombang serangan di Prancis dan Jerman.

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X