
hariansuara.com, Munich - Penggemar bir seluruh dunia berkumpul di Oktoberfest yang dibuka di Munich pada hari Sabtu. Setidaknya enam juta orang mengunjungi festival bir terbesar di dunia, yang berlangsung sampai 3 Oktober.
Tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, pengunjung akan dapat mendownload aplikasi yang menunjukkan tenda terdekat dengan ruang yang tersedia. Ini juga akan membantu penonton festival menemukan teman yang hilang.
Satu liter bir akan dijual hingga 10,95 euro (13 dollar), 25 sen lebih tinggi dari tahun lalu. Dan 6,6 juta liter bir akan disediakan selama dua minggu Oktoberfest.
Panitia Oktoberfest berharap lebih banyak orang akan datang ke festival tahun ini setelah absen pada 2016 karena kekhawatiran atas banyaknya serangan teror. Keamanan sejak itu diperketat dengan dilarangnya penggunaan tas ransel serta tas besar lainnya
Pintu masuk akan diawasi lebih dari 650 penjaga keamanan. Kamera CCTV telah ditambahkan dan sistem loudspeaker yang digunakan untuk mengingatkan pengunjung tersedia dalam tiga bahasa, Jerman, Inggris dan Bavaria.
Jerman diguncang oleh sejumlah serangan teror musim panas lalu. Di Munich, seorang pria berusia 18 tahun menembak sembilan orang di sebuah mal sebelum menembak dirinya sendiri.
Di wilayah selatan Bavaria, di mana Munich berada, dua serangan lainnya diklaim dilakukan oleh kelompok ISIS, seorang pencari suaka asal Suriah yang gagal meledakkan dirinya di sebuah festival musik, melukai 15 orang dan seorang pengungsi Afghanistan berusia 17 tahun yang mencederai lima orang dalam serangan kapak
Pada tanggal 19 Desember 2016, serangan teror terjadi saat seorang pria membajak sebuah truk menabrakkan orang-orang di sebuah pasar Natal di Berlin dan menewaskan 12 orang.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU