
hariansuara.com, Washington - Anak laki-laki berusia 11 tahun telah mewujudkan keinginannya bisa motong rumput di Gedung Putih pada hari Jumat.
Frank Giaccio, dari Falls Church, Virginia, diundang untuk memotong rumput di luar Kantor Oval setelah Gedung Putih menerima tawarannya untuk memamerkan keterampilan memotong rumput.
Giaccio mengenakan kacamata, baju merah, celana pendek dan sarung tangan kerja saat memangkas taman dengan mesin pemotong ditemani oleh petugas servis taman dan ayahnya.
Anak laki-laki itu begitu terfokus sehingga dia tidak memperhatikan saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump muncul kemudian untuk memeriksa hasil potongannya.
Trump memberi Giaccio high-fives, menepuk punggungnya dan mengatakan anak laki-laki itu telah melakukan "pekerjaan bagus" sebelum pemotong rumput Gedung Putih muda melanjutkan pelayanannya.
"Ini Frank, dia akan sangat terkenal," kata Trump saat memperkenalkan Giaccio. "Dia akan menjadi Navy Seal suatu hari nanti."
Giaccio sendiri menawarkan diri untuk memotong rumput halaman Gedung Putih dengan sepucuk surat, yang dibagikan ke sekretaris pers Sarah Huckbee Sanders pada sebuah konferensi pers bulan lalu.
Dia memastikan pada hari Rabu anak laki-laki itu akan bekerja dengan petugas taman. Setelah menyelesaikan pekerjaannya, Giaccio, bersama ayahnya, diundang oleh presiden ke Oval Office. Mereka juga bertemu dengan Wakil Presiden Mike Pence dan ditunjukkan ruang briefing Gedung Putih.
Dalam suratnya ke Gedung Putih, Giaccio mengatakan dia telah memulai bisnisnya sendiri dan telah memotong rumput tetangga. “Pengusaha" muda ini biasanya mengenakan biaya 8 dollar per halaman namun dia melakukannya secara gratis untuk Gedung Putih.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU