
hariansuara.com, Jakarta - Banyaknya barang bantuan untuk Rohingnya di Bangladesh. Indonesia akan menggeser lokasi tujuan pengiriman barang bantuan Kemanusiaan untuk Rohingnya ke Myanmar. Direncanakan akan berangkat hari ini 20 September 2017, pk. 14.00 WIB dari Halim Perdanakusuma menuju bandara Sultan Iskandar Muda Aceh, kemudian lanjut ke Myanmar.
Bantuan yang akan dikirimkan Indonesia adalah dari BNPB berupa 9 Tenda pengungsi, 11 Tenda pleton, 20 fleksibel tank ukuran 500 galon, 8.000 sarung dan bantuan dari Kementerian Kesehatan berupa makanan siap saji utk ibu hamil dan balita (MPASI) sejumlah 5 ton dan Obat-obatan sebesar 927 kg.
Kepala BNPB, Willem Rampangilei mengatakan clearance penerbangan oleh TNI AU dan Clearance Diplomatik oleh Kemenlu. "Pesawat yang disiapkan 2 pesawat Hercules dengan kapasitas masing-masing 10 ton dan akan berangkat besok (20/9) pukul 14.00 WIB dari Halim Perdanakusuma" ucapnya dalam keterangan tertulisnya.
Sampai saat ini sudah 8 kali sortie pengiriman barang bantuan menggunakan Hercules ke Bangladesh, pengiriman dengan pesawat C-130 milik TNI AU dan sudah diterima oleh Dubes RI untuk Bangladesh, Rina Soemarno. Bantuan langsung dibawa ke gudang penyimpanan di Cox’s Bazar untuk kemudian didistribusikan ke lokasi pengungsian. Distribusi utamanya dilakukan di kamp-kamp sementara Kutupalong 1 dan 2 dan Balukhali. Beras bantuan Indonesia yang diambil dari gudang di Cox’s Bazar disalurkan kepada 120.000 pengungsi dalam bentuk beras dan nasi yang sudah dimasak (18/9).
Bantuan kemanusiaan tersebut berupa beras (30 ton), selimut (14.000), sarung (17.400)makanan siap saji (2490 paket), generator listrik (10 set) tenda besar (20 unit), tanki air fleksibel (10 unit), family kit (850 paket), pakaian (900 paket), gula pasir (1 ton), minyak goreng (325 boks), dan biskuit (2000 boks).
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU