
Jakarta- Aktor Skotlandia Ewan McGregor, Selasa, menyeru upaya lebih besar untuk membantu anak-anak pengungsi di Irak, memperingatkan bahwa mereka sangat rentan kematian, kekerasan seksual atau direkrut menjadi anggota kelompok bersenjata.
Setelah berkunjung ke Irak, McGregor, duta badan anak-anak PBB UNICEF, mengatakan keadaan di Irak menjadi semakin membuat putus asa.
Dia mengatakan puluhan ribu anak-anak di Suriah dan Irak tewas dan 3,6 juta anak-anak terancam, dengan banyak dari mereka terpisah dari keluarga, membuat mereka rentan terhadap perdagangan manusia dan pelecehan seksual.
"Banyak anak-anak, yang saya temui di Irak, dipaksa meninggalkan rumah mereka, mempertaruhkan hidup dengan perjalanan berbahaya dan mengalami kengerian tidak terbayangkan," kata McGregor dalam pernyataan.
Sejumlah 4,8 juta warga Suriah diperkirakan melarikan diri dari negara itu sejak pecah perang saudara pada 2011, sebagian besar dari mereka ke negara tetangganya, termasuk Irak. Badan pengungsi PBB UNHCR mengatakan lebih dari empat juta orang di Irak dipaksa meninggalkan rumah mereka.
McGregor, 45, yang dikenal dalam film "Trainspotting" dan "Moulin Rouge", melakukan perjalanan ke Irak utara pekan lalu untuk mengunjungi kamp Debaga dan menghabiskan waktu dengan para pengungsi Suriah dan keluarga Irak yang mengungsi di sekitar Erbil.
Dia menyebutkan bertemu dengan seorang anak perempuan bernama Mirna yang mengatakan kepadanya bahwa keluarganya telah tidur di sebuah bekas bangunan perbelanjaan setengah jadi selama setahun. Ia hidup dari makanan dan pasokan dari masyarakat setempat.
"Tindakan kemanusiaan harus dilakukan di mana-mana," kata aktor itu, yang memiliki empat anak.
"Dunia sedang menghadapi krisis pengungsi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kita harus berbuat lebih banyak untuk melindungi sejumlah besar anak-anak yang telah tercerabut dari rumah mereka oleh konflik kekerasan," katanya.
McGregor pertama kali diperkenalkan ke UNICEF pada 2004 selama seri televisi Inggrisnya, "Long Way Round", ketika ia melakukan perjalanan dengan sepeda motor ke sekitar 12 negara, termasuk mengunjungi berbagai proyek untuk anak-anak di Ukraina, Kazakhstan dan Mongolia.
Antara
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU