
hariansuara.com, Ottawa - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengecam insiden di Edmonton yang melukai lima orang termasuk seorang polisi pada Sabtu malam dan menyebutnya sebagai serangan teror.
Dalam sebuah pernyataan, Trudeau mengatakan pemerintahannya dan orang Kanada bersama orang-orang Edmonton setelah serangan tersebut terjadi. "Saya sangat prihatin dan marah atas tragedi ini."
Seorang pria menyerang perwira polisi dengan pisau dan menyerang empat pejalan kaki di pusat kota saat melarikan diri. Tersangka dilaporkan adalah pengungsi Somalia yang pernah diinvestigasi karena mendukung ekstremisme.
Petugas polisi yang terluka dibawa ke rumah sakit, sementara keempat pejalan kaki lainnya menderita luka-luka dari "patah lengan hingga pendarahan otak."
Polisi yakin serangan yang tidak beralasan itu adalah tindakan terorisme. Sementara penyelidikan berlanjut, laporan awal menunjukkan tindakan ini adalah contoh lain dari kebencian yang dipelihara terhadap orang-orang Kanada
"Kita tidak bisa dan tidak akan membiarkan ekstremisme kekerasan berakar di komunitas kita," kata perdana menteri Kanada tersebut. "Kami tahu bahwa kekuatan Kanada berasal dari keragaman dan kami tidak akan takut pada mereka yang berusaha untuk membagi kita atau mempromosikan rasa takut."
"Edmonton adalah kota yang kuat dan tangguh, dan saya yakin warganya akan saling mendukung untuk mengatasi kejadian tragis ini," tambahnya.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU