
hariansuara.com, London - Polisi Inggris mengesampingkan unsur terorisme setelah sebuah mobil menabrak pejalan kaki dan melukai 11 orang di luar Museum Sejarah Alam London pada hari Sabtu.
“Satu orang ditangkap setelah tabrakan lalu lintas di luar museum, kata Polisi Metropolitan London. "Insiden tersebut telah diinvestigasi n dan bukan insiden yang terkait dengan teroris," kata pernyataan polisi tersebut.
Dilaporkan 11 orang menderita luka dan sembilan di antaranya telah dibawa ke rumah sakit, termasuk orang yang ditahan polisi.
Polisi mengatakan mereka dipanggil pukul 14:21 malam karena adanya laporan tabrakan di Exhibition Road, South Kensington.
Gambar dan video yang dibagikan di media sosial menunjukkan kerusakan jalan dan kehadiran polisi museum yang merupakan rumah bagi Museum Sejarah Alam, Museum Ilmu Pengetahuan dan Museum Victoria dan Albert.
Museum Sejarah Alam dalam twitternya menuliskan, "Ada kejadian serius di luar Museum Kami bersama @metpoliceuk akan memberikan update saat kami memiliki lebih banyak informasi."
Insiden tersebut terjadi seiring dengan beberapa serangan teror di London tahun ini dimana kendaraan telah digunakan untuk menargetkan pejalan kaki.
Pada tanggal 22 Maret, seorang teroris mengendarai mobil dan menabrak pejalan kaki di Westminster Bridge. Insiden ini menewaskan empat orang dan melukai lebih dari 50 orang sebelum pelaku dilumpuhkan oleh perwira bersenjata di luar Gedung Parlemen.
Pada tanggal 3 Juli, teroris menewaskan delapan orang dan melukai 48 lainnya setelah menggunakan sebuah van untuk berkendara ke keramaian di London Bridge sebelum melompat keluar dan menusuk pelanggan di bar dan restoran.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU