Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Serangan Udara Hancurkan Rumah Sakit Al Quds di Aleppo, Suriah

Internasional
02 May 2016
Serangan Udara Hancurkan Rumah Sakit Al Quds di Aleppo, Suriah

 

 

Gaziantep, Turki -  Rumah sakit (RS) Al Quds yang dibantu MSF di kota Aleppo, Suriah bagian utara dibom pada hari Rabu (28/4) malam waktu setempat. Peristiwa ini menewaskan setidaknya 14 orang, termasuk dua orang dokter. Menurut staf RS di lokasi, RS tersebut hancur akibat serangan udara yang menghantam langsung bangunan, hingga hancur berkeping-keping. Serangan udara juga mengenai beberapa daerah di dekat RS.

 

 

“MSF mengecam keras serangan ini yang sekali lagi menargetkan fasilitas medis di Suriah,” ujar Muskilda Zancada, Kepala Misi Médecins Sans Frontières (MSF)/Dokter Lintas Batas di Suriah. “Serangan yang menyedihkan ini telah menghancurkan sebuah RS penting di Aleppo, yang merupakan pusat rujukan untuk perawatan spesialis anak di wilayah tersebut. Di mana suara kemarahan mereka yang memiliki kuasa dan kewajiban untuk menghentikan pembunuhan ini?”

 

Situasi di kota Aleppo yang selalu menjadi garis depan konflik yang brutal, sudah kritis bahkan sebelum serangan ini terjadi. Sekurangnya 250.000 orang masih berada di dalam kota di mana pengeboman, pertikaian dan jumlah korban semakin meningkat. Hanya satu jalan yang masih terbuka di dalam dan di luar wilayah non-pemerintah. Jika jalur ini ditutup, kota ini akan terkepung.

 

Seminggu terakhir, beberapa struktur medis telah diserang dan dihancurkan di Aleppo, dan lima orang petugas penyelamat dari Syrian Civil Defense Organisation telah tewas. MSF mendonasikan pasokan medis ke RS Al Quds sejak 2012 dan telah membangun hubungan kerja yang sangat baik dengan staf di sana.

 

“Seluruh staf Al Quds bekerja di bawah kondisi yang sulit dibayangkan, dedikasi mereka amat mengagumkan, dan tidak pernah goyah selama konflik berdarah ini,” ujar Zancada.

 

RS Al Quds memiliki 34 ranjang termasuk ruang UGD, kebidanan, dan unit rawat jalan, sebuah ruang perawatan intensif (ICU) dan ruang bedah. Delapan orang dokter dan 28 perawat bekerja sepanjang waktu di RS, yang merupakan pusat rujukan spesialis anak di Aleppo.

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X