
hariansuara.com, Las Vegas - Pria bersenjata Las Vegas melepaskan tembakan terlebih dahulu ke petugas keamanan selama enam menit sebelum membabi buta muntahkan peluru ke kerumunan dan membunuh 58 orang di festival music Route 91 Harvest.
“Pelaku penembakan, Stephen Paddock, terlihat dalam banyak kesempatan di Las Vegas tanpa ada orang yang menemaninya dan dia sempat berjudi sebelum penembakan tersebut,” kata Sheriff Clark County, Joseph Lombardo.
Lombardo memberikan rincian baru tentang apa yang terjadi tepat sebelum tembakan massal tersebut. “Paddock sempat menembak dan melukai seorang petugas keamanan yang datang ke lantai di hotel Mandalay Bay untuk menyelidiki sebuah pintu terbuka di dekat lokasi Paddock.” katanya dikutip Reuters, Selasa, (10/10).
Petugas keamanan, Jesus Campos, ditembak di kaki oleh Paddock dari balik pintu. Paddock rupanya mendeteksi Campos melalui kamera pengawas yang dipasang di luar kamar hotelnya. Paddock menembaknya pukul 9:59 malam waktu setempat. Petugas polisi menemukan Campos saat mereka tiba di lokasi.
Joe Lombardo mengatakan pihaknya masih belum menemukan motif penembak di balik keputusannya "membantai" kerumunan orang di Las Vegas pada 1 Oktober dari lantai 32 kasino hotel Mandalay Bay lalu.
"Masih belum ada bukti Stephen Craig Paddock termotivasi oleh ideologi apa dan tidak ada bukti ada penembak lain," katanya.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU