
hariansuara.com, Seoul - Dua pembom strategis AS terbang di atas Semenanjung Korea pada malam Selasa dalam sebuah demonstrasi unjuk kekuatan ke Republik Rakyat Demokratik Korea Utara (DPRK) atau Korea Utara.
Dua jet tempur F-15K dari Angkatan Udara Korea Selatan melakukan latihan gabungan bersama dua pembom strategis B-1B dari Pangkalan Angkatan Udara Andersen di pulau Guam di AS, menurut Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS)
Pembom supersonik jarak jauh AS memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara Korea (KADIZ), sebelum melakukan simulasi penjatuhan bom udara-ke-darat di Laut Timur.
“Pembom AS yang dikawal oleh Korea Selatan, terbang melintasi wilayah Korea Selatan melakukan latihan rudal udara-ke-darat dalam simulasi lainnya di Laut Barat,” kata JCS.
Mobilisasi aset militer strategis AS ke semenanjung tersebut terjadi kurang dari tiga minggu setelah pembom B-1B terbang pada malam hari di wilayah udara internasional melintasi perairan lepas pantai timur Korea Utara pada 23 September.
Hal Ini diyakini bertujuan menunjukkan kekuatan ke Korea Utara yang dengan keras mencela penerbangan malam pembom AS pada 23 September dan mengancam akan menembak jatuh pesawat-pesawat strategis.
Seorang pejabat Korea Selatan mengatakan latihan itu adalah bagian dari kesepakatan antara Seoul dan Washington mengenai penggelaran rotasional aset militer strategis AS ke Semenanjung Korea.
Pejabat tersebut menambahkan Korea Selatan dan Amerika Serikat telah menyetujui pengerahan rotasi.
Chung Eui-yong, penasihat keamanan nasional untuk Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, mengatakan AS telah berjanji untuk memperluas penggelaran rotasional aset strategis ke daerah-daerah dekat semenanjung.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU