Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Trump Menjadi Presiden Asing Pertama Yang Makan di Kota Terlarang

Internasional
09 Nov 2017
Trump Menjadi Presiden Asing Pertama Yang Makan di Kota Terlarang

 

hariansuara.com, Hong Kong - Donald Trump menerima sebuah kehormatan di Beijing yang tidak pernah diberikan kepada Presiden AS sejak berdirinya Republik Rakyat China, yaitu makan malam resmi di Kota Terlarang.

 

Ketika Trump dan istrinya Melania mendarat di ibu kota China pada hari Rabu, mereka akan bergabung dengan Presiden Xi Jinping dan istrinya, Peng Liyuan, untuk mengunjungi Kota Terlarang.

 

Disini Trump akan bersantap dengan Xi di dalam Istana Jianfu, meski lokasi pastinya belum dikonfirmasi. Bangunan ini berasal dari abad kedelapan belas dan dipulihkan sepenuhnya pada tahun 2005. Dimanapun dia berada di Kota Terlarang, Trump akan menjadi pemimpin asing pertama yang menikmati jamuan resmi di istana sejak berdirinya Republik Rakyat China pada tahun 1949.

 

Makan di Kota Terlarang akan menjadi penghormatan yang signifikan bagi Trump, sesuai dengan apa yang Duta Besar China untuk AS Cui Tiankai berjanji akan menjadi "kunjungan kenegaraan".

 

"Pemerintah China tahu siapa yang mereka hadapi," kata sejarawan berbasis di Beijing, Jeremiah Jenne dikutip CNN, Kamis, (9/11). "Ini satu langkah cerdik dari pemerintah China dan Trump akan sangat terkesan."

 

Awalnya dibangun pada awal 1400-an, Kota Terlarang dianggap sebagai salah satu monumen arsitektur dan budaya terpenting di China. Dirancang untuk mencerminkan keagungan kaisar, kompleks ini terdiri dari 90 istana dan halaman.

 

Ming Wan, profesor pemerintahan dan politik di George Mason University, mengatakan orang China akan memberikan Trump sebuah resepsi yang luar biasa yang pada intinya mereka akan berusaha membuat Trump bahagia dan yang akan menguntungkan China.

 

Selama kampanye pemilihan tahun lalu, Trump adalah kritikus terhadap China, namun sejak menjadi Presiden, dan terutama sejak bertemu dengan Presiden Xi pada bulan April, sikap Trump melunakkan. "Xi akan memperlakukan Trump hampir seperti seorang kaisar," kata Ming.

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X