
hariansuara.com, Riyadh - Arab Saudi mengumumkan pada hari Kamis tujuh orang dari total 208 orang yang ditahan karena tuduhan korupsi telah dibebaskan, demikian dilaporkan berita Al Arabiya.
Jaksa Agung Sheikh Saud Al Moaajeb mengungkapkan pembebasan tersebut dalam sebuah pernyataan untuk menyoroti perkembangan terakhir terkait tindakan yang diprakarsai oleh Komisi Tinggi Anti Korupsi.
Dia mengkonfirmasi penyelidikan terhadap individu-individu yang telah dipanggil terus berjalan cepat dan update akan diberikan. Tujuh tahanan dibebaskan karena kurangnya bukti yang cukup terhadap mereka.
Komite pada minggu ini memerintahkan penangkapan pangeran dan pejabat tinggi pemerintah setelah Arab Saudi mengumumkan pada hari Kamis sebuah daftar baru orang-orang yang dicurigai melakukan korupsi. Dana yang terlibat dibekukan, dan tindakan penangkapan juga menargetkan para manajer dan pejabat pemerintah dan lembaga peradilan.
Dikutip Xinhua, Jumat, (10/11), Sheikh Saud mengatakan nilai finansial dari praktik-praktik yang telah berpuluh-puluh tahun ini adalah jumlah dana publik yang tidak disalahgunakan dan tidak dimanfaatkan, dan nilai potensial ini mungkin melebihi 100 miliar dolars A.S., menurut penyelidikan awal.
Bukti lebih lanjut untuk membuktikan fakta-fakta dalam kasus-kasus korupsi ini akan terus dikumpulkan, katanya yang sekaligus menekankan tindakan ini mengkonfirmasikan temuan penyelidikan awal selama tiga tahun terakhir mengenai skala praktik korupsi ini.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU