Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Gubernur Yaman Resign Tak Kuat Berada di Lingkungan Yang Korup

Internasional
17 Nov 2017
Gubernur Yaman Resign Tak Kuat Berada di Lingkungan Yang Korup

 

hariansuara.com, Aden - Abdul Aziz Muflihi, Gubernur kota pelabuhan selatan Aden mengumumkan pengunduran dirinya pada hari Kamis.

 

Dalam surat pengunduran dirinya kepada Presiden Yaman Abdu-Rabbu Mansour Hadi, Muflihi mengatakan dia menghadapi kesulitan berat selama bertugas sebagai gubernur Aden sejak Perdana Menteri Yaman yang didukung Saudi Ahmed Obeid bin Daghr memimpin sebuah "kamp korupsi yang besar."

 

"Sebuah kamp besar korupsi menghalangi saya untuk melayani kota kesayangan Aden dan memperbaiki layanan dasar," katanya.

 

"Saya benar-benar menemukan diri saya dalam sebuah perang hebat dengan sebuah kamp besar korupsi yang dilatih dan dilindungi oleh Perdana Menteri bin Daghr," tambah Muflihi dikutip Xinhua, Jumat, (17/11).

 

Muflihi juga meminta warga Aden untuk memaafkan dia karena "kemerosotan layanan dasar baru-baru ini termasuk listrik dan melonjaknya harga pangan yang disebabkan oleh korupsi pemerintah Yaman."

 

Pada bulan April, Presiden Hadi mengeluarkan keputusan dan menunjuk Muflihi untuk menggantikan Aiderous al-Zubaidi yang sekarang mengepalai Southern Transitional Council (STC).

 

Beberapa menit setelah pengunduran diri gubernur Aden, pasukan keamanan berat yang didukung oleh kendaraan lapis baja dikerahkan di jalanan dan sekitar fasilitas pemerintah.

 

Kota pelabuhan selatan Aden dianggap ibukota sementara Yaman dan pemerintah Yaman yang didukung Saudi telah berkuasa di sana sejak tahun 2015.

 

Dalam beberapa pekan terakhir, Aden menjadi saksi serangkaian serangan bunuh diri dan penembakan oleh militan oleh ISIS.

 

Pada hari Selasa, sebuah kendaraan yang berisi bahan peledak menabrak ruang operasi untuk pasukan Yaman yang didukung Uni Emirat Arab di Aden dan membunuh 11 orang. Sembilan hari serangan serupa yang menargetkan gedung Departemen Investigasi Kriminal terjadi di kota tersebut dan menewaskan 47 orang.

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X