Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Terkuak Ini Target Utama Rudal Nuklir Korea Utara

Internasional
24 Nov 2017
Terkuak Ini Target Utama Rudal Nuklir Korea Utara

 

hariansuara.com, Australia - Kota-kota besar, pangkalan militer dan Gedung Putih termasuk di antara target potensial utama jika Korea Utara melancarkan serangan nuklirnya.

 

Kendati Korea Utara belum merilis daftar target resmi, tapi diyakini daratan Amerika Serikat adalah target utama seperti yang tercantum dalam laporan baru oleh Dewan Hubungan Luar Negeri Eropa. Penyusun laporan itu membuat laporan berdasarkan materi yang dipublikasikan di saluran propaganda rezim Korea Utara.

 

Laporan Ini bertujuan untuk memprediksi tanggapan Pyongyang terhadap berbagai skenario, dan untuk menghindari perang, masyarakat internasional perlu memahami bagaimana rezim tersebut melihat senjata nuklirnya, dan kapan akan menggunakannya.

 

"Pembuat kebijakan Eropa harus menerima kenyataan bahwa Pyongyang itu rasional dan tidak ada prospek pembicaraan mengenai pelucutan senjata secara sepihak," tulis laporan tersebut dikutip News.com.au, Jumat, (24/11). Korut ingin memastikan tidak ada keraguan akan menggunakan senjata tersebut jika protes terus dilakukan terhadap rudal atau situs nuklirnya.

 

Sasaran ini tidak mengejutkan karena Korea Utara telah terlibat dalam  perang retorika Presiden AS Donald Trump. Pada bulan Agustus, ancaman "api dan kemarahan" Trump memperparah ketegangan antara AS dan Korea Utara, memicu badai diplomatik dan menyebabkan Korut mengancam akan menyerang rudal ke perairan sekitar Guam jika AS menyerang lebih dulu.

 

"Korea Utara membuat ancaman lagi ke Amerika Serikat. Mereka akan bertemu dengan api dan kemarahan, "kata Trump. Guam hanyalah salah satu target yang disebutkan dalam laporan yang merinci bagaimana Pyongyang menganggap sasaran militer dan sipil dalam ukuran yang sama.

 

Kota-kota besar di AS, pulau Manhattan, Gedung Putih, dan Pentagon tetap menjadi sasaran utama sementara Guam dan fasilitas militer menjadi target berikutnya.

 

Profesor Direktur Studi Keamanan dan Intelijen Internasional di ANU, John Blaxland mengatakan daftar yang dapat diprediksi itu disusun oleh mereka yang cukup informasi dalam program studi keamanan internasional di ANU.

 

Namun, Juru bicara perlucutan senjata nuklir John Hallam mempertanyakan bukti kuat di balik daftar lengkap target potensial Korut. Hallam mengatakan sebagian besar daftar referensi untuk daftar target sebagian besar bersumber dari KCNA dan Rodong, berita resmi dan propaganda Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK) atau Korea Utara.

 

Dia menambahkan Korea Utara sangat tidak mungkin mengumbar daftar target nuklirnya. "Meskipun ada beberapa informasi yang dikumpulkan dan ini adalah sumber yang kurang lebih resmi, mereka tidak mungkin memberi tahu kita semuanya karena Korut tidak ingin kita mengetahui segalanya," kata Hallam.

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X