
hariansuara.com, Brussel - Uni Eropa (UE) mengecam peluncuran uji coba rudal balistik oleh Republik Rakyat Demokratik Korea Utara (DPRK) dan mengatakan tindakan tersebut adalah "pelanggaran yang tidak dapat diterima" dari kewajiban internasionalnya.
"Peluncuran ini merupakan provokasi lebih lanjut dan merupakan ancaman serius bagi keamanan internasional," kata juru bicara European External Action Service (EEAS) dalam sebuah pernyataan.
Juru bicara tersebut mendesak DPRK untuk terlibat dalam dialog yang kredibel dan bermakna, yang bertujuan untuk mewujudkan denuklirisasi Korea yang lengkap, dapat diverifikasi dan pelaksanaan keseluruhan semua resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan.
Blok 28 negara tersebut pada 16 Oktober mengadopsi larangan total investasi Uni Eropa di Korut dalam upaya meningkatkan tekanan ekonomi mengenai program rudal balistik dan nuklir yang sedang berjalan.
Korut meluncurkan rudal balistik ke perairan timur pada Rabu pagi, kata militer Korea Selatan.
Sebuah rudal balistik tak dikenal diluncurkan dari sebuah lokasi di dekat Pyongsong di Provinsi Pyongan Selatan, sekitar pukul 03.15 waktu setempat pada hari Rabu (1817 GMT pada hari Selasa), Kantor Berita Yonhap mengutip Kepala Staf Gabungan Korea Selatan.
Korut berhasil menguji dua rudal balistik antarbenua dan bom hidrogen tahun ini, yang memicu dua putaran baru sanksi ekonomi oleh Dewan Keamanan PBB.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU