
hariansuara.com, Washington - Militer Amerika Serikat yakin bisa melindungi negaranya terhadap ancaman rudal Korea Utara.
Korea Utara sebelumnya meluncurkan rudal balistik antarbenua yang disebut Hwasong 15, yang mampu membawa "hulu ledak super besar" ke target di benua Amerika Serikat.
Menteri Pertahanan AS Jim Mattis mengatakan rudal tersebut terbang lebih tinggi daripada yang lainnya dari Korea Utara, dan memperingatkan Pyongyang dapat mengancam wilayah mana pun di dunia termasuk AS.
Pejabat AS berujar kepada AFP, Amerika dengan berbagai sistem pertahanan rudalnya dapat menghentikan serangan rudal Korea Utara.
"Saya berpikir mereka bisa berhasil menyerang AS saat ini," kata pejabat tersebut. "Ada pengertian umum bahwa kita bisa menghentikan apapun yang dimiliki Korea Utara sekarang. Tapi untuk masa depan, saya tidak tahu."
Amerika Serikat telah menghabiskan puluhan tahun dan miliaran dolar mengembangkan teknologi guna menghentikan rudal balistik dan Kongres memberikan anggaran miliaran dolar ke Pentagon untuk meningkatkan upaya pertahanan.
Untuk melindungi terhadap ICBM, militer memiliki sistem Pertahanan Darat Berbasis Ground (GMD) yang dirancang sebagai rudal pencegat di angkasa dan menggunakan energi kinetik untuk menghancurkan target yang masuk. Amerika memiliki 44 rudal pencegat di Fort Greely, Alaska dan Vandenberg Air Force Base di California. Pejabat tersebut mengatakan sistem GMD dapat melindungi seluruh wilayah Amerika Serikat.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU