Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Cubit Bagian Pribadi Anak Kecil, Guru Dipolisikan di Malaysia

Internasional
07 Dec 2017
Cubit Bagian Pribadi Anak Kecil, Guru Dipolisikan di Malaysia

 

hariansuara.com, Malaysia - Orang tua dari anak berusia empat tahun  melaporkan guru TK  anaknya ke polisi karena diduga  melakukan pelecehan dengan mencubit bagian pribadinya karena menolak tidur siang.

 

Anak berusia empat tahun itu menderita bengkak pada bagian pribadinya  selama seminggu setelah dicubit oleh gurunya.

 

Menurut orang tua anak laki-laki, guru itu awalnya menolak mengakui perbuatannya  dan mengklaim anak itu terluka saat bermain di Sungai Buloh, Malaysia.  Dia mengatakan kepada orang tua bahwa akan meninjau rekaman CCTV dan melakukan tindakan terhadap orang yang telah berbuat tidak senonoh terhadap anak itu.

 

Namun, ketika pihak keluarga akan melaporkannya ke polisi, guru itu mengakui perbuatannya. Keluarga tersebut, yang kini telah berhenti mengirim anaknya ke taman kanak-kanak sejak kejadian tersebut, mendatangi pihak berwenang setelah pihak sekolah gagal melakukan tindakan apapun.

 

Dikutip NST Online, Kamis, (7/12), Insiden yang terjadi pada 17 November, terungkap saat nenek anak laki-laki itu memandikannya dan melihat luka-luka tersebut. Keluarga tersebut membuat laporan ke polisi pada 23 November.

 

Datuk Seri Michael Chong, kepala Departemen Pelayanan Publik dan Pengaduan MCA sangat terkejut atas perbuatan yang diterima anak laki-laki tersebut.

 

Dia mengatakan pihak keluarga juga akan mengambil tindakan hukum terhadap taman kanak-kanak sementara polisi menyelidiki kasus itu di bawah Child Act 2001.

 

"Kami tidak hanya khawatir dengan kondisi fisiknya tapi kesehatan mentalnya yan juga terpengaruh oleh hal ini."

 

Datuk Seri Michael Chong juga menyoroti kasus tersebut, dengan meminta orang tua agar lebih memperhatikan anak-anaknya.  "Orangtua harus lebih waspada terhadap kondisi anak-anak mereka, harus selalu memeriksa luka atau bekas luka dan mengetahui bagaimana anak  mendapatkannya," tambahnya.

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X