
hariansuara.com, Gaza - Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah mengatakan Amerika Serikat tidak dapat menjadi sponsor perdamaian lagi setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan Yerusalem adalah ibu kota negara Israel.
"Kami tidak akan menerima Anda lagi sebagai sponsor untuk proses perdamaian di Timur Tengah," kata Hamdallah setelah tiba dari Tepi Barat ke Jalur Gaza untuk melakukan pembicaraan rekonsiliasi internal
Reaksi terhadap deklarasi Trump bahwa Yerusalem adalah ibu kota negara Israelg memicu kemarahan besar orang-orang Palestina di seluruh wilayah Palestina.
"Kami akan memberitahu Anda dari Gaza bahwa kita akan menghadapi Anda dengan persatuan nasional dan Palestina akan kembali di perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem sebagai ibukotanya," kata Hamdallah dikutip Xinhua, Jumat, (8/12).
"Kami akan mencurahkan rekonsiliasi, tapi jika gagal, kami akan bangkit untuk menghadapi tantangan terbesar, pendudukan Israel," kata perdana menteri.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU