
hariansuara.com, Washington- Presiden AS Donald Trump perintahkan NASA pada hari Senin (11/11) untuk mengirim orang Amerika ke Bulan untuk pertama kalinya dalam beberapa dasawarsa, sebuah langkah yang dia katakan akan membantu mempersiapkan perjalanan Mars masa depan.
"Kali ini kami tidak hanya menanam bendera kami dan meninggalkan jejak kami," kata Trump di Gedung Putih saat dia menandatangani arahan kebijakan ruang angkasa baru. "Kami akan membangun sebuah pondasi untuk misi ke Mars dan mungkin suatu hari nanti ke banyak dunia di luar sana."
Perintah tersebut meminta NASA untuk meningkatkan upaya mengirim orang ke luar angkasa yang jauh.
Pakar kebijakan ruang angkasa sepakat bahwa setiap upaya untuk mengirim orang ke Mars, yang berada rata-rata 225 juta kilometer dari Bumi, akan membutuhkan kecakapan teknis yang luar biasa dan dana besar.
Terakhir kali astronot AS mengunjungi Bulan adalah pada misi Apollo pada tahun 1960an dan 1970an. Pada tanggal 20 Juli 1969, astronot AS Neil Armstrong menjadi orang pertama yang berjalan di Bulan.
Trump, yang menandatangani perintah tersebut di hadapan Harrison Schmitt, salah satu orang Amerika terakhir yang berjalan di Bulan 45 tahun yang lalu, mengatakan "hari ini, kami berjanji bahwa dia tidak akan menjadi yang terakhir."
Trump dan Wakil Presiden Mike Pence sebelumnya telah berjanji untuk mengeksplorasi Bulan lagi.
Mantan presiden AS George W. Bush pernah berjanji untuk mengirim orang Amerika ke Bulan sebagai bagian dari program Constellation, yang berlangsung dari tahun 2005 hingga 2009. Constellation diproyeksikan berharga 100 miliar dollar AS. Pada tahun 2009, Presiden Barack Obama menganggap hal itu terlalu mahal dan membatalkan program tersebut untuk fokus mencapai Mars pada tahun 2030-an.
Trump bersumpah arahan baru "akan memfokuskan kembali program luar angkasa pada eksplorasi dan penemuan manusia," dan "menandai sebuah langkah penting dalam mengembalikan astronot Amerika ke Bulan untuk pertama kalinya sejak 1972."
"Kami sedang bermimpi besar," kata Trump.
Gedung Putih mengakui kemitraan dengan negara-negara lain dan industri swasta masih dibutuhkan. AS akan bekerja sama dengan negara-negara lain dan industri swasta untuk mengembalikan astronot ke Bulan, mengembangkan teknologi dan sarana untuk melakukan eksplorasi Mars dan tujuan lainnya di tata surya.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU