Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Buaya Burundi Ini Tua Namun Beringas Tewaskan Ratusan Orang

Internasional
19 Dec 2017
Buaya Burundi Ini Tua Namun Beringas Tewaskan Ratusan Orang

hariansuara.com, Burundi - Di tepi Sungai Ruzizi di Burundi mengintai monster bernama Gustave. Ya, Gustave adalah buaya pemakan manusia. Lebih dari 60 tahun berada di sungai, Gustave telah menewaskan lebih dari 300 orang.

Gustave lihai soal menghindari penangkapan. Ukuran pastinya tidak diketahui, namun perkiraan ilmuwan dan saksi mata, buaya besar ini panjangnya sampai  18 dan 25 kaki (5,5 sampai 7,5 meter). Bobotnya lebih dari 2000 lbs (900 kg). Bisa dibilang Gustave adalah buaya terbesar yang pernah ada di Afrika. 

Gustave diperkirakan awalnya berusia lebih dari 100 tahun, namun pengamatan lebih lanjut mengungkapkan dia memiliki gigi penuh, yang berarti umurnya jauh lebih muda dari itu. 

Film dokumenter PBS 2004, Capturing the Killer Croc, Gustave diperkirakan berusia lebih dari 60 tahun dan masih tumbuh berkembang.

Gustave juga dikenal memiliki beberapa lubang peluru di tubuhnya, dan tulang belikat kanannya menunjukkan bekas luka luka dalam. Asal-usul luka-luka ini tidak diketahui, namun menurut penduduk setempat di wilayah tersebut, dia mendapatkan luka saat tentara mencoba membunuhnya dengan AK47. 

Penduduk setempat mengatakan kepada National Geographic, Gustave melarikan diri dengan "memakan peluru," namun para ilmuwan telah menolak klaim ini dengan mengatakan ukuran dan cirinya membuatnya sangat tahan peluru.

Para ilmuwan yang mempelajari hewan dari ukuran dan beratnya yang tidak biasa, Gustave tidak dapat berburu mangsa spesies kecil seperti ikan dan memaksa dia menyerang mangsa yang lebih besar seperti kuda nil, rusa kutub dan, kadang-kadang, manusia.

Menurut masyarakat lokal,  ketika Gustave memburu manusia, dia tidak memakannya. Sebagai gantinya, dia menyeret korbannya ke dalam air dan menenggelamkaannya. Lebih dari 300  yang menjadi korban buaya ganas ini  dalam beberapa dekade terakhiri.

Dalam film dokumenter Capturing the Killer Croc, Patrice Faye dan ilmuwan lainnya berusaha menangkap Gustave setelah menghabiskan dua tahun menyelidikinya.  Oleh karena politik di wilayah tersebut cepat mengalami destabilisasi,mereka terpaksa mengungsi setelah kejadian itu. Meski menggunakan sangkar 3 ton dan banyak jerat, buaya tersebut berhasil menghindari penangkapan.

Kombinasi ukuran Gustave, kelincahan, dan kecenderungan untuk membunuh manusia telah membuatnya menjadi legenda di wilayah ini. Beberapa penduduk setempat bahkan percaya bahwa dia adalah perwujudan setan.

Keberadaan Gustave terakhir dilaporkan pada bulan Juni 2015 ketika warga lokal melihatnya menyeret kerbau banteng dewasa dengan berat 1000 kg ke sungai. (*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X