
hariansuara.com, Moskow - 10 orang terluka pada hari Rabu dalam ledakan di sebuah supermarket di kota Rusia, St. Petersburg.
Komite Anti-Terorisme Nasional Rusia mengatakan bahwa kantor pusat operasionalnya mengkoordinasikan kegiatan layanan darurat, badan keamanan dan pasukan penegak hukum, untuk mengambil tindakan mencari pihak-pihak yang terlibat dalam kejahatan ini.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 18:45 waktu setempat (15:45 GMT), saat sebuah perangkat peledak ditempatkan di loker supermarket meledak dan menyebabkan luka-luka dan merusak toko tersebut.
"10 orang telah dibawa ke rumah sakit. Orang-orang yang terluka tidak berada dalam bahaya," kata kepala departemen Investigasi Rusia St. Petersburg, Alexander Klaus dikutip Xinhua, Kamis, (28/12).
Puluhan orang dievakuasi dari gedung setelah ledakan dan kontrol lalu lintas di sekitar TKP untuk sementara diangkat. Komite Investigasi telah memulai kasus pidana atas insiden tersebut, dan tim investigasi yang terdiri dari para ahli dan petugas dari komite tersebut, the Federal Security Service (FSB) dan Kementerian Dalam Negeri saat ini sedang memeriksa lokasi kejadian.
Dari keterangan awal, alat peledak improvisasi diisi dengan elemen yang setara dengan 200 gram TNT, senyawa kimia yang biasa digunakan sebagai bahan peledak. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU