Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Anggota Kongres AS Calonkan Aktivis Joshua Wong Untuk Hadiah Nobel Perdamaian

Internasional
02 Feb 2018
Anggota Kongres AS Calonkan Aktivis Joshua Wong Untuk Hadiah Nobel Perdamaian

hariansuara.com, Hong Kong - Beberapa anggota Kongres Amerika Serikat  mencalonkan gerakan pro-demokrasi Hong Kong Joshua Wong untuk Hadiah Nobel Perdamaian tahun ini.

Dalam nominasinya, Wong dan rekan-rekannya Nathan Law  dan Alex Chow yang memimpin puluhan ribu demonstrasi protes pada tahun 2014,  anggota parlemen ingin mengakui usaha damai mereka membawa politik reformasi dan penentuan nasib sendiri di Hong Kong.

Protes, yang dianggap pemerintah China dan Hong Kong ilegal, merupakan bagian dari demonstrasi populis yang merupakan tantangan terbesar bagi Beijing dalam beberapa dasawarsa.

Referensi menentukan nasib sendiri akan merugikan pihak berwenang di Beijing dan Hong Kong, yang mengatakan bahwa anggapan tersebut tidak sesuai dengan prinsip "satu negara, dua sistem". Demontrasi damai itu pun gagal.

"Namun pembela pro-demokrasi Hong Kong telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perdamaian yang secara aktif berusaha melindungi masa depan Hong Kong pada saat Beijing  mengambil langkah-langkah merongrong otonomi Hong Kong ," kata empat anggota kongres dari Demokrat dan delapan orang Republik, termasuk mantan calon presiden Marco Rubio, dalam sebuah surat dilansir Reuters, Jumat, (2/2).

Jika Wong menang, dia akan menjadi orang termuda kedua yang menerima Hadiah Nobel setelah Malala Yousafzai dari Pakistan, yang berusia 17 tahun saat menjadi pemenang pada tahun 2014. Pemenangnya akan diumumkan pada bulan Oktober.

Wong, yang menghadapi dua banding atas hukuman penjara terpisah,  berharap nominasi tersebut akan memberi lebih banyak kekuatan tawar menawar untuk gerakan demokrasi kota tersebut.

"Saya yakin pencalonan tersebut akan menunjukkan kepada masyarakat internasional dan (Presiden China) Xi Jinping bagaimana generasi muda akan bertahan dalam memperjuangkan demokrasi, bahkan jika kita harus menghadapi hukuman penjara ," kata Wong.(*)

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X