-640x427.jpeg)
hariansuara.com, Washington - Rick Scott, Gubernur negara bagian Florida, mendesak direktur Federal Bureau of Investigation (FBI) mengundurkan diri setelah pengakuan badan tersebut yang gagal menindaklanjuti adanya informasi terkait penembak yang menewaskan 17 di Marjory Stoneman Douglas High School di kota Parkland di Broward County.
"Kegagalan FBI untuk melawan pembunuh ini tidak dapat diterima," kata Scott dalam sebuah pernyataan. "Direktur FBI perlu mengundurkan diri."
Ucapan tersebut merupakan tanggapan atas pernyataan FBI yang dirilis pada hari sebelumnya, yang mengakui badan penegak hukum tersebut mendapat peringatan pada bulan Januari terhadap Nikolas Cruz, penembak berusia 19 tahun, namun gagal untuk bertindak.
"Tujuh belas orang yang tidak bersalah telah meninggal dan mengakui sebuah kesalahan tidak akan akan menolong," kata Scott. "Permintaan maaf tidak akan pernah membawa orang-orang Florida ini kembali ke kehidupan dan FBI gagal bertindak."
FBI mengatakan ada seseorang yang dekat dengan penembak tersebut memperingatkan tentang kepemilikan senjata Cruz, keinginan untuk membunuh orang, perilaku tidak menentu, dan mengganggu di posting media sosial, serta potensi dia sedang mengincar sekolah.
Direktur FBI Christopher Wray mengatakan bahwa mereka masih menyelidiki fakta dan menambahkan pejabat badan tersebut telah berbicara dengan korban dan keluarga.
Cruz, yang diusir dari sekolah karena alasan kedisiplinan, tampil singkat di pengadilan pada hari Kamis. Jaksa Agung Jeff Sessions mengatakan pada hari Jumat bahwa dia telah memerintahkan peninjauan segera proses di Departemen Kehakiman dan FBI.
"Sekarang jelas bahwa tanda-tanda peringatan ada di sana dan FBI melewatkannya," katanya dalam sebuah pernyataan."Kami melihat konsekuensi tragis dari kegagalan tersebut." (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU