
hariansuara.com, Montenegro - Seorang pria tak dikenal melemparkan sebuah granat tangan, ke gedung kedutaan AS di Podgorica, ibu kota Montenegro, sekitar tengah malam sebelum meledakkan dirinya.
Tidak ada korban yang dilaporkan dari kedutaan tersebut, yang mengkonfirmasi sebuah ledakan kecil di dekat kompleksnya. Departemen Luar Negeri AS mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan semua staf selamat.
Polisi dengan senapan mesin ringan dan kendaraan polisi keluar di jalan dekat gedung kedutaan Kamis pagi setelah kejadian tersebut.
Pemerintah, dalam sebuah tweet, mengatakan sekitar setengah jam setelah tengah malam, "orang tak dikenal" telah melakukan bunuh diri dengan alat peledak. "Sebelumnya, orang itu melemparkan alat peledak dari persimpangan dekat Sport Center ke kompleks kedutaan AS. Perangkat itu kemungkinan besar adalah granat tangan," katanya.
Polisi sedang menyelidiki dan mencoba menyelidiki identitas orang tersebut. Atas kejadian ini kedubes ditutup dan memperingatkan warga AS untuk waspada sampai pemberitahuan lebih lanjut.
"Kedutaan Besar AS di Podgorica mengatakan kepada warga AS ada situasi keamanan aktif di kedutaan AS di Podgorica," katanya di situsnya.
Montenegro adalah yang terkecil dari semua bekas republik Yugoslavia dan menjadi negara ke-29 yang bergabung dengan NATO Mei lalu.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU