Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Kesehatan

Minat Investasi Kondotel? Perhatikan Ulasan Ini

Kesehatan
13 Sep 2016
Minat Investasi Kondotel? Perhatikan Ulasan Ini

 

Jakarta - Selain rumah dan apartemen, kondominium hotel (kondotel) saat ini menjadi pilihan investasi masyarakat.  Tak hanya pihak operator pengelola lokal, namun juga asing tertarik menggarap kondotel di Indonesia.

 

Analisis properti Yoana Nusalim mengatakan kondotel masih jadi salah satu pilihan karena keuntungan yang menggiurkan meski modalnya juga besar.

 

“Ini unit apartemen ruangan dijual lalu dioperasikan jadi hotel yang digarap pihak operator. Banyak pihak asing yang tertarik,” kata Yoana dalam perbincangan, pekan lalu.

 

Dia menjelaskan kondotel merupakan hunian vertikal yang fasilitasnya seperti hotel berbintang. Unit kondotel yang sudah lengkap dengan fasilitas siap huni ini biasanya ditawarkan kepada investor untuk dijual. Saat pengoperasiannya lalu diserahkan kepada pengelola hotel.

 

“Istilahnya ini kan kamar apartemen, ruangan hotel punya orang terus disewakan,” ujarnya.

 

Investasi properti jenis kondotel memang cocok di perkotaan dengan segmentasi masyarakat kelas menengah atas. Kelebihan investasi ini memang ada bisnis sewa plus layanan yang lebih terjamin. Dengan tawaran fasilitas lebih lengkap dari apartemen, kondotel cocok untuk dihuni dalam waktu lama.

 

Namun, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan dalam bisnis kondotel. Misalnya terkait hak kepemilikan karena dalam hunian vertikal ada batas jangka waktu tertentu. Untuk memperbarui hak guna itu, tentunya harus mempersiapkan dana yang cukup dari kocek pribadi.

 

“Nah, ini yang harus dipikirkan hak kepemilikan. Di samping ada potensi keuntungan besar, tapi juga perlu dipikirkan ini,” katanya.

 

Faktor lokasi juga perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan berbinis kondotel. Lokasi yang tepat akan menghasilkan keuntungan yang tepat pula. Jika Anda punya kondotel di lokasi favorit seperti dekat area wisata, dipastikan punya nilai tambah. Tak mengherankan bila Bali menjadi salah satu daerah potensial investasi kondotel. 

 

Selain itu, hal yang mesti jeli diperhatikan adalah masalah pengurusan. Jika tertarik investasi kondotel harus lebih sabar karena pembelian unit kondotel lebih rumit dibandingkan rumah atau apartemen.

 

“Karena kita kan ada pihak ketiga. Ini yang harus lebih sabar mengurusnya,” sebutnya.

 

Kemudian, hal lain yang mesti diingat adalah biaya perawatan kondotel yang tentunya juga tak sedikit. Resiko hunian vertikal punya masalah lebih kompleks dari teknik konstruksinya. Persoalan fluktuasi harga bahan dan tingkat suku bunga harus diperhatikan karena bisa terus berubah.

 

“Ini yang harus dipelajari sebelum terjun ke bisnis kondotel,” tuturnya.  (*)  Lia Andani/Hardani Triyoga

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X