Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Kesehatan

Bangun Rumah di Lahan Kosong Atau Beli KPR, Mana yang Untung?

Kesehatan
14 Sep 2016
Bangun Rumah di Lahan Kosong Atau Beli KPR, Mana yang Untung?

 

Jakarta - Tawaran fasilitas kredit kepemilikan rumah (KPR) menjadi pilihan masyarakat saat ini untuk memiliki rumah. Namun, ada juga opsi membangun rumah di lahan kosong. Mana yang efektif?

 

Arsitek Satrio Herlambang mengatakan masing-masing pilihan ini ada kekurangan dan kelebihan. Tergantung perhitungan calon penghuni rumah. Aspek finansial, lokasi, kenyamanan lingkungan harus menjadi hal yang dipertimbangkan.

 

Dimulai dari memberi rumah dari pengembang (developer) lewat fasilitas KPR. Membeli rumah lewat pengembang tentunya harus melihat kemampuan finansial selama beberapa tahun ke depan.

 

Keuntungan di antaranya bisa menempati langsung rumah meski masih dalam tahap menyicil. Tapi, pembayaran cicilan rumah perbulan harus tepat waktu karena sistem auto debet.

 

Cara ini seperti menabung dengan target mendapatkan rumah dalam jangka waktu 10 sampai 15 tahun,” ujar Satrio dalam perbincangan.

 

Kelebihan lain membeli rumah lewat cara KPR, biasanya pengembang sudah mempersiapkan konsep rumah dengan kelengkapan surat perizinan sampai sertifikat hak milik (SHM). Bahkan, banyak pengembang yang menawarkan kemudahan dengan biaya gratis SHM.

 

Untuk konsep rumah, pengembang sudah menyiapkan pimpinan proyek serta kontraktor yang membangun rumah. Ada perumahan dengan fasilitas penunjang seperti tempat ibadah mushalla, lapangan basket.

 

Namun, ada kekurangan seperti masalah konsep serta bahan material yang sudah ditetapkan pengembang.

 

“Tapi, ada kekurangan lain  juga karena konsep desain rumah biasanya sudah ditetapkan pengembang. Ada aturan struktur bangunan yang tak bisa diubah dalam jangka waktu tertentu,” katanya.

 

Untuk membangun rumah di lahan kosong tentunya desain rumah sepenuhnya konsep pemilik rumah. Menentukan konsep rumah serta tata layout menjadi kelebihannya.

 

Kewenangan mengatur budget dalam membangun rumah juga ada di tangan pemilik rumah. Pemilik rumah bisa menekan budget untuk suatu bangunan rumah yang diidamkan. Begitupun dalam mendapatkan jasa tukang bangunan dan biaya bahan material berkualitas bisa diketahui.

 

“Ini bisa bebas ditentukan pemilik rumah. Bagaimana konsep interior dan luar rumah, pemilik yang tentukan. Bagaimana menentukan jasa tukang bangunan,” jelasnya.

 

Tapi, membangun rumah di lahan kosong tentu harus menyiapkan perizinan pembangunan. Surat atau sertifikasi tanah yang akan dibangun rumah mesti dipertegas peruntukan lahan tersebut. Pihak arsitek atau tukang bangunan yang paham struktur juga harus disiapkan dalam membangun rumah.

 

Selain itu, sulit mencari lahan kosong yang sesuai untuk lokasi tempat tinggal.

 

“Kekurangannya ya mesti jeli menentukan lokasi dibangun rumah. Karena lahan kosong sulit dicari apalagi di Jakarta,” katanya.  (*)   Lia Andani/Hardani Triyoga

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X