hariansuara.com, Jakarta- Salah satu bisnis yang menjanjikan adalah di bidang properti seperti investasi tanah kavling murah, rumah murah, apartemen dan lain lain. Untuk memulai itu semua Anda harus mengumpulkan dari sekarang untuk investasi di bidang properti karena bisnis di properti memerlukan biaya yang lumayan menuras kantong. Ada beberapa situs website yang menawarkan investasi tanah murah seperti sevendream property menawarkan investasi tanah dengan harga mulai dari 8 juta-an.
Namun ada beberapa hal yang dapat mengakibatkan bisnis properti menjad boomerang yang menimbulkan kerugian. Untuk menghindari hal tersebut sevendream properti memiliki tips untuk kalian yang ingin membeli properti untuk investasi. Berikut tips beli properti:
1.Harga
Hal yang penting dalam membeli sesuatu adalah harga, faktor utama dalam membeli apapun. Dalam investasi di bidang properti tahap awal adalah mencari anggaran. Sebelum membeli properti sebaiknya kalian lakukan survei terlebih dahulu untuk mengetahui harga pasar agar tahu harga yang wajar. Banyak pemilik properti terbuka dalam menawarkan harga penjualan, karena itu sebagai pembeli harus pintar dalam menegosiasikan harga agar sesuai dengan budget yang kita punya. Karena hal ini akan berpengaruh terhadap keuntunga yang akan kita terima.
2. Lokasi
Lokasi yang tepat adalah hal yang penting karena akan mempengaruhi dari harga investasi Anda. Survei terlebih dahulu lokasi properti yang akan kita beli, apakah akses transportasinya aman dan bagus, dekat dengan pusat kota dan lain lain. Tanamkan dalam pemikiran bahwa membeli properti terburuk di lokasi yang terbaik lebih bagus daripada membeli properti terbaik di lokasi yang terburuk salah satu istilah yang harus diingat. Jadi jangan sampai salah membeli properti yang lokasi kurang bagus.
3. DP Property
Setelah memastikan bahwa harga sudah cocok dan lokasinya juga strategis maka langkah selanjutnya adalah melakukan DP untuk properti yang akan dibeli, semakin besar dp yang diberikan maka semakin kecil cicilan setiap bulanan, syukur-syukur bisa langsung melunasinya. DP dilakukan untuk meyakinkan penjual properti tersebut.
4. Permintaan (Minat Investor)
Setelah lokasi harus memikirkan minat dari para investor tentang properti yang akan Anda beli, seberapa minat para investor. Anda harus jeli dalam mengidentifikasi tipe penyewa saat mereka mencari properti sesuai dengan yang diminati. Pentingnya mengetahui selera yang diinginkan oleh para investor atau penyewa.
5. Pesaing
Sebuah bisnis pasti ada persaingan, untuk itu setelah menyelesaikan semua langkah diatas yang perlu dilakukan adalah melihat pesaing. Anda harus aktif mencari informasi agar tidak tertinggal dengan para pesaing, pastikan juga bahwa properti yang anda punya tidak banyak di pasaran untuk menjadi nilai plus dari properti.
6. Tujuan
Anda harus mempunyai tujuan dari pembelian properti apakah untuk jangka panjang atau jangka pendek, untuk menentukan properti mana yang tepat sehingga memudahkan Anda dalam berinvestasi.
7. Asuransi
Langkah ini dilakukan untuk mengamankan properti yang Anda punya dengan mendaftarkan ke asuransi. Dengan adanya asuransi akan membuat lebih nyaman dan tenang dengan properti Anda.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU