Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Kesehatan

Rumah di Depok dan Bogor ‘Pinggiran’ Masih Diburu Konsumen

Kesehatan
06 Oct 2016
Rumah di Depok dan Bogor ‘Pinggiran’ Masih Diburu Konsumen

 

Jakarta - Kawasan Depok dan Bogor terus menggeliat dalam pembangunan properti. Selain Bekasi, dua daerah ini menjadi incaran pengembang untuk meluaskan propertinya.

 

Pengamat properti Willi Nusalim mengatakan menggeliatnya Depok dan Bogor tak lepas dari akses dan sarana yang lengkap.

 

“Makin prospek karena dua daerah penyangga Jakarta ini semakin bagus aksesnya,” kata Willi saat berbincang dengan hariansuaracom, akhir pekan lalu.

 

Dijelaskan Willi bila akses kereta komuter KRL memberikan pengaruh minat konsumen terhadap dua daerah ini. Banyaknya perumahan di Sawangan, Citayam, Bojonggede, sampai Cilebut menjadi salah satu contohnya.

 

Dari catatan hariansuaracom, terdapat beberapa perumahan seperti misalnya Green Paradise (Citayam, Ragajaya), Citayam Village (Citayam), dan Cilebut Residence.

 

Ditunjang akses tol semakin memudahkan menuju dua daerah ini dan menjadi nilai faktor lebih.

 

“Semakin dipermudah dengan akses tol dan dipelancar juga dengan kereta commuter. Keren aksesnya. Bisa dikatakan Citayam Depok, Cilebut Bogor ini pinggiran yang masih dicari,” sebutnya.

 

Willi melihat masyarakat kalangan menengah akan hijrah dari Jakarta menuju Depok dan Bogor sebagai tempat tinggal. Hal ini sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir.

 

Meski kondisi properti  tanah air dianggap lesu, namun properti Depok dan Bogor masih dicari. Salah satunya terkait harganya yang masih lebih murah dibandingkan daerah lain seperti daerah Citayam atau Cilebut.

 

“Cocok untuk kalangan menengah, menengah bawah. Kan di sana kalau tidak salah masih ada rumah subsidi,” jelasnya.

 

Selain untuk tempat tinggal, banyak konsumen yang sengaja untuk investasi rumah di Depok dan Bogor. Tak mengherankan, menurutnya rumah second (bekas) juga diburu di Depok dan Bogor.

 

“Sekarang orang berpikir 10 tahun ke depan. Investasi atau ditinggali, itu yang dipikirkan,” jelasnya. (*)  Lia Andani

 

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X