
Jakarta - Sektor properti tanah air diperkirakan akan mengalami peningkatan hingga 15 persen pada 2017. Meningkatnya ini dipicu karena keberhasilan program amnesti pajak yang dilakukan pemerintah."Salah satu pemicunya program amnesti pajak yang digulirkan pemerintah. Ini sukses pelaksanaannya. Diharapkan dana yang sudah dideklarasi wajib pajak bisa diinvestasikan ke properti," kata Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Eddy Hussy dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Kamis (17/11/2016).Dia mengatakan pihak pengembang properti selalu berharap dana yang sudah dideklarasikan wajib pajak dalam program amnesti pajak bisa diinvestasikan ke setor properti.Di lain sisi, dana dari program itu akan digunakan pemerintah untuk melanjutkan pembangunan. Hal ini, kata dia, akan membantu perekonomian bergulir dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Jika roda perekonomian bergulir, kebutuhan properti juga akan meningkat."Dana amnensti pajak tentunya perlu mencari instrumen investasi yang baru. Properti bisa menjadi salah satu alternatif terbaik sebagai instrumen investasi," kata dia.Dijelaskan Eddy, dukungan kebijakan dari pemerintah merupakan upaya mendorong industri properti dalam menopang ekonomi nasional. Tumbuhnya sektor properti dinilai dapat menggerakkan industri terkait. Pertumbuhan ekonomi serta infrstruktur daerah terkait pun akan akan mengalami peningkatan. (*) Lia Andani
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU